Hari Kemerdekaan

Pernah Diculik dan Disiksa Belanda - Kisah Mahmud Marzuki Pengibar Merah Putih Pertama di Kampar

Mahmud Marzuki pengibar bendera Merah Putih pertama di Bangkinang Kampar ternyata pernah diculik dan disiksa oleh penjajah.

Pernah Diculik dan Disiksa Belanda - Kisah Mahmud Marzuki Pengibar Merah Putih Pertama di Kampar
net
Mahmoed Marzuki 

TRIBUNPEKANBARU.COM- Mahmud Marzuki pengibar bendera Merah Putih pertama di Bangkinang Kampar ternyata pernah diculik dan disiksa oleh penjajah.

Siksaan yang dialami Mahmud Marzuki sangat mengiris hati.

Kaki Mahmud Marzuki diikat dengan posisi kepala di bawah.

Mahmud Marzuki terus disiram air panas dan dicambuk,

Namun semangat nasionalisme kuat yang dimiliki Mahmud Marzuki tak membuat dirinya gentar.

Meskipun berbagai siksaan oleh penjajah berdampak pada fisik Mahmud Marzuki kemudian hari.

Mahmud Marzuki wafat karena sakit-sakitan setelah disiksa oleh tentara Belanda.

Kisah ini diungkap langsung oleh seorang cicit Mahmud Marzuki bernama Silvia.

"Kisahnya mengiris hati. Kakinya diikat, kepalanya di bawah. Terus disiram air panas dan dicambuk," ujarnya.

Baca: Mahmud Marzuki Pengibar Merah Putih Pertama di Bangkinang, Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Baca: 3 Pahlawan Nasional dari Riau, No 3 Sumbangkan Rp 1,47 Triliun untuk Pemerintah RI

Baca: Live Streaming SCTV Timnas U-23 Indonesia vs Palestina Asian Game 2018,Ini Head to Head

Bersama teman-temannya Mahmud Marzuki mengibarkan sang Merah Putih sepekan setelah Bung Karno dan Bung Hatta memproklamirkan kemerdekaan Republik Indonesia di Jakarta. 

Halaman
1234
Penulis: Afrizal
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved