Idul Adha 2018

Idul Adha 2018 di Arab Saudi dan Indonesia Berbeda, Kemenag RI Beri Penjelasan

Kementerian Agama memberikan penjelasan terkait perbedaan Hari Idul Adha 2018 di Arab Saudi dengan Indoensia.

Idul Adha 2018 di Arab Saudi dan Indonesia Berbeda, Kemenag RI Beri Penjelasan
IST
Wukuf di Arafah 

TRIBUNPEKANBARU.COM-  Kementerian Agama memberikan penjelasan terkait perbedaan Hari Idul Adha 2018 di Arab Saudi dengan Indoensia.

Arab Saudi sudah menggelar Idul Adha 1439H hari ini Selasa (21/8/2018).

Sementara di Indonesia masih puasa Arafah, Idul Adha 1439H baru jatuh besok Rabu (22/8/2018).

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah A Juraidi, mengatakan perbedaan hari Idul Adha Arab Saudi dan Indonesia ini karena ada perbedaan mathla' atau tempat terbitnya bulan baru atau hilal.

"Terjadinya perbedaan Idul Adha 1439 H antara Indonesia dan Arab Saudi karena perbedaan mathla' (tempat terbitnya bulan baru atau hilal)," terang Juraidi diketerangannya, Selasa (21/8/2018).

Menurutnya, posisi geografis Indonesia di sebelah timur Arab Saudi.

Secara waktu, matahari terbenam lebih dulu di Indonesia.

"Posisi hilal akhir Dzulqa'dah 1439H di Indonesia masih berada di bawah ufuk, sehingga tidak bisa dirukyat (dilihat)," ujar Juraidi.

Baca: Arab Saudi Sudah Idul Adha, di Indonesia Masih Puasa Arafah, Simak Penjelasan Ulama

Baca: Hewan Sakit Tak Boleh Dijual, Kesejahteraan Hewan Harus Diperhatikan

Baca: Daftar Lengkap Lokasi Tempat Penyelenggaraan Salat Idul Adha 2018 di Kota Pekanbaru

Ia menerangkan, berdasarkan data hisab, posisi hilal akhir Dzulqa'dah 1439H di Indonesia berkisar antara minus 1 derajat 43 menit sampai 0 derajat 14 menit.

Untuk itu, bulan Dzulqa'dah digenapkan 30 hari sehingga 1 Dzulhijjah bertepatan 13 Agustus 2018.

Halaman
12
Editor: Afrizal
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved