KKN UIN Suska Resmi Berakhir, Plt Camat Peranap: Tahun Depan Kami Minta Lagi

Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah bentuk pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral

KKN UIN Suska Resmi Berakhir, Plt Camat Peranap: Tahun Depan Kami Minta Lagi
Tribunpekanbaru/ist
Assyari Abdullah selaku Dosen Pembimbing KKN memeberikan sambutan dihadapan Unsur Pimpinan Kecamatan, Lurah dan Kepala Desa selingkungan Kecamatan Peranap dan mahasiswa KKN di Aula Kantor Camat Peranap 

Citizen Journalism Oleh: Assyari Abdullah

PERANAP, INHU - Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu, dan ditempatkan di daerah-daerah yang sudah dipilih oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM).

Satu kelompok mahasiswa KKN dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau ditempatkan di Peranap, Indragiri Hulu.

Dosen Pendamping Lapangan (DPL), Assyari Abdullah saat memberikan sambutan di Aula Kantor Camat Peranap menyebutkan, pemerintah telah mengharuskan setiap perguruan tinggi untuk melaksanakan KKN sebagai kegiatan intrakurikuler yang memadukan tri dharma perguruan tinggi yaitu: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sehingga kehadiran universitas itu betul-betul dirasakan oleh masyarakat.

Baca: Tyas Mirasih Sampai di Pekanbaru Besok Siang, Ini Jadwalnya di Pekanbaru

"KKN ini juga bagian dari upaya menghadirkan kampus ditengah-tengah kehidupan masyarakat, dan diharapakan bisa memberikan kontribusi positif bagi kemajuan masyarakat. KKN memang program langganan dan setiap tahun pasti ada KKN, kata Assyari.

Namun KKN UIN Suska ini tampil beda dengan mengangkat tema “Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) Berbasis Masjid”. Adik-adik mahasiswa sudah diberiakan pembekalangan bagaimana KKN tematik ini dilaksanakan.

Assyari yang juga mantan Sekretaris Ikatan Sarjana Komunikasi (ISKI) Provinsi Riau tersebut juga membentangkan konsep-konsep Posadaya Berbasis Masjid.

Kami berharap, melalui KKN Tematik ini, mahasiswa kembali memahami arti penting keberadaan masjid ditengah-tengah kehidupan masyarakat.

Melalui Program KKN Tematik ini, setidaknya kita menginisiasi agar masjid selain dijadikan sebagai tempat ibadah, masjid juga menjadi lumbung-lumbung yang bisa membangun kesejahteraan ummat.

Baca: Tyas Mirasih Promosikan Destinasi Digital Pasar Teluk Jering di Instagram

Masjid dijadikan sebagai pusat ekonomi ummat, sebagai sentral ilmu pengetahuan, sebagai pusat kesehatan, tempat berembuk membicarakan masalah-masalah keummatan, pusat perkembangan agama Islam dan kebudayaan.

Halaman
123
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved