Advertorial

Menguak Mistis dan Potensi Wisata Goa di Pangandaran

Mungkin banyak orang yang tidak percaya bahwa di Pangandaran memiliki ratusan bahkan mungkin ribuan goa alam.

Menguak Mistis dan Potensi Wisata Goa di Pangandaran - goa-sutra-reregan-di-desa-selasari-pangandaran-1_20180907_152528.jpg
Foto/istimewa
Goa Sutra Reregan di Desa Selasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat
Menguak Mistis dan Potensi Wisata Goa di Pangandaran - goa-sutra-reregan-di-desa-selasari-pangandaran-2_20180907_152649.jpg
Foto/istimewa
Goa Sutra Reregan di Desa Selasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat
Menguak Mistis dan Potensi Wisata Goa di Pangandaran - goa-sutra-reregan-di-desa-selasari-pangandaran-3_20180907_152720.jpg
Foto/istimewa
Goa Sutra Reregan di Desa Selasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran
Menguak Mistis dan Potensi Wisata Goa di Pangandaran - goa-sutra-reregan-di-desa-selasari-pangandaran-4_20180907_152733.jpg
Foto/istimewa
Goa Sutra Reregan di Desa Selasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran
Menguak Mistis dan Potensi Wisata Goa di Pangandaran - goa-sutra-reregan-di-desa-selasari-pangandaran-5_20180907_152845.jpg
Foto/istimewa
Goa Sutra Reregan di Desa Selasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran

DESTINASI objek wisata di Pangandaran, Jawa Barat, kini tak hanya pantai, tetapi wisata alam berbasis sungai, air terjun, hutan, bukit (view) dan goa kini sudah menjadi primadona baru. Yang menarik adalah terungkapnya ratusan dan bahkan mungkin ribuan goa alam yang terdapat di wilayah Kabupaten Pangandaran.

Mungkin banyak orang yang tidak percaya bahwa di Pangandaran memiliki ratusan bahkan mungkin ribuan goa alam. Tetapi faktanya, setelah kini ditemukan ratusan goa, masih saja ditemukan goa-goa baru oleh masyarakat. Penemuan goa baru di Pangandaran seperti tak ada habisnya. Selain itu, terdapat cerita mistis terkait keberadaan goa-goa di wilayah Pangandaran.

Penggerak Parawisata Pangandaran, Asep Kartiwa, mengatakan, goa alam merupakan potensi baru bagi sektor parawisata Pangandaran. Selain sebagai sarana rekreasi, juga dapat dijadikan sebagai wisata edukasi dan penelitian ilmiah.

“Setelah ditemukan jejak manusia purba di Goa Sutra Reregan, tentunya perlu dilakukan penelitian yang mendalam. Karena siapa sangka di Pangandaran ada temuan jejak manusia purba,” ujarnya, Kamis (5/9/2018).

Asep menjelaskan, kondisi alam sejumlah goa di Pangandaran yang sudah dirintis sebagai objek wisata, tingkat kesulitannya hampir tidak ada atau tidak membahayakan apabila dimasuki manusia. Dengan begitu, sangat cocok apabila dikembangkan menjadi tempat wisata rekreasi, edukasi maupun penelitian.

Asep yang juga sebagai salah satu perintis yang mengeksplore sejumlah goa di Pangandaran dikembangkan menjadi objek wisata ini, menceritakan, eksplorasi pertama dalam menjelajahi goa di Pangandaran dilakukan pada 16 Juni 2013. Saat itu, dia bersama rekannya menjelajah tiga goa yang berada di Desa Selasari, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Tiga goa itu yakni Goa DI, Goa Sutra Reregan dan Goa Panggung.

Eksplorasi kedua, tambah Asep, masih dilakukan di daerah Desa Selasari, Kecamatan Parigi atau pada 5 November 2013. Saat itu, dia bersama rekannya mengeksplore 5 buah goa, yakni Goa Sutra Reregan, Goa Panggung, Goa Peteng (Goa Berair), Goa Parat, dan Goa Citalun yang kemudian kini disebut sebagai tempat ritual.

“Setelah kami mengeksplore 5 goa di Desa Selasari dan kemudian menjadi rintisan tempat objek wisata, membuat masyarakat di beberapa daerah di Pangandaran ikut tertarik mengikuti langkah kami. Kemudian setelah itu ditemukan goa Sinjanglawang di Kecamatan Langkaplancar dan beberapa goa lainnya di Kecamatan Cigugur dan Cimerak,” ujarnya.

Baca juga: Gua Sinjang Lawang di Pangandaran Lebih Eksotis dari Green Canyon

Setelah masyarakat tertarik mengeksplore goa di masing-masing daerahnya, lanjut Asep, kemudian terungkap betapa banyaknya goa di wilayah Kabupaten Pangandaran. Hingga saat ini sudah ditemukan sampai ratusan goa. Temuan-temuan goa baru, menurutnya, sampai saat ini masih banyak dilaporkan masyarakat.

Halaman
1234
Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help