Padang

Viral Ambulance Tabrak Sepeda Motor, 2 Pengendara Tewas Terjungkal dan Tabrak Tiang Listrik

Viral ambulance tabrak sepeda motor di Kota Padang. Peristiwa ambulans tabrak sepeda motor tersebut terjadi di Sawahan Dalam, Kota Padang.

Viral Ambulance Tabrak Sepeda Motor, 2 Pengendara Tewas Terjungkal dan Tabrak Tiang Listrik
Facebook/Fitri Adona
Dua pengendara sepeda motor tewas usai dikejar dan ditabrak ambulance di Sawahan Dalam Padang. Kejadian ini diunggah pemilik akun facebook Fitri Adona 

Kejadian itu membuat warga Perawang, bahkan kabupaten Siak merasa prihatin.

Sebab, warga menilai sopir truk itu terkesan ugal-ugalan.

Dari kronologis kejadian, warga menilai korban tidak salah.

Apalagi kedua sopir truk melarikan diri setelah menabrak dan melindas pengendara motor.

Hingga sekarang, kedua sopir truk beserta truknya sendiri belum diketahui identitasnya.

"Kalau sopirmya tidak salah kenapa mereka melarikan diri. Jelas ibu guru SMK itu sedang mendahului, harusnya kan sopir melihatnya," kata Jupri, warga Perawang kala menceritakan kejadian itu, Minggu (9/9/2018).

Banyak yang menyayangkan kelakuan sopir truk akhir-akhirnya ini yang suka ugal-ugalan.

Padahal jalan Siak -Perawang-Minas adalah jalan umum.

Warga meminta polisi bertindak tegas kepada sopir truk yang ugal-ugalan tersebut.

"Kami berharap pak polisi menangkap kedua sopir dan menindak setiap sopir yang mengendarai truknya secara ugal-ugalan di jalan umum. Karena kami sudah muak dengan banyaknya kecelakaan," kata dia.

Kapolres Siak AKBP Ahmad David melalui AKP Agustinus Candra Pietama mengatakan, peristiwa itu terjadi pada 
Kamis (6/9/2018) pukul 17.00 WIB.

Kedua sopir truk melarikan diri dan tidak diketahui identitasnya.

"Namun kami masih melakukan penyelidikan," kata dia.

Adapun kendaraan yang terlibat berupa mobil truck tangki yang tidak diketahui identitasnya atau melarikan diri, mobil truck tronton yang juga tidak diketahui identitasnya atau melarikan diri dan sepeda motor honda Beat BM 6540 YR.

"Pengendara sepeda motor Raden Roro Dwi Suci Ramadhani meninggal dunia akibat kecelakaan itu," kata dia.

Kerugian materi atas peristiwa itu Rp 700.000.

Karena kerusakan kendaraan sepeda motor milik korban. Ia juga membenarkan korban merupakan guru di SMKN 1 Minas.(*)

Penulis: Afrizal
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help