Indragiri Hilir

Cekcok Berujung Perkelahian Kades dengan Warga di Inhil, Kades Dipukul Buah Kelapa dan Digigit

gara-gara batang kelapa, kades terlibat ceksok dan perkelahian dengan warga di Inhil. Kadesa bonyok dipukul buah kelapa dan digigit

Cekcok Berujung Perkelahian Kades dengan Warga di Inhil, Kades Dipukul Buah Kelapa dan Digigit
library.timelesstruths.org
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribuntembilahan.com : T. Muhammad Fadhli.

TRIBUNTEMBILAHAN.COM, PULAU BURUNG –Cekcok warga dengan seorang kepala desa (kades) Desa di Kanal Blog 20 Desa Keramat Jaya, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) berujung perkelahian dan pemukulan menggunakan buah kelapa.

Akibatnya sang kades mengalami luka memar pada kepala bagian belakang sebelah kiri, luka memar pada pipi sebelah kiri, luka gores di bagian pelipis mata .

Baca: Kronologi Pemerkosaan SPG Sepeda Motor yang Digilir 6 Pria di Rohul

Tidak hanya luka-luka akibat buah kelapa, kades juga mengalami luka bekas gigitan pada jari manis.

Ternyata tidak hanya kades saja yang mengalami luka, warga yang terlibat ceksok dengannya juga mengalami sejumlah luka.

Luka bekas gigitan pada lengan dan luka memar akibat pukulan dengan menggunakan bambu

Peristiwa tersebut terjadi pada hari Selasa (11/9/2018).

Baca: Fakta-Fakta SPG Sepeda Motor yang Digilir 6 Pria di Rohul, Korban Digilir di Gubuk Pinggir Sungai

Kades yang terlibat cekcok dengan warga tersebut berinisial SN (48).

Pelakunya WD yang berusia 47 tahun.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony, S.IK, MH melalui Kapolsek Pulau Burung Iptu Junaidi, Rabu (12/9/2018) mengungkapkan, kejadian bermula saat Kepala Desa Keramat Jaya dan istrinya, bermaksud hendak menghadiri acara Peringatan Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1440 H di Desa Sapta Jaya dengan mengendarai sepeda motor.

Namun sesampainya di TKP, tepatnya di Kanal Blog 20, SN melihat WD sedang memuat buah kelapa ke dalam pompong miliknya.

Baca: Hasil Japan Open 2018 Hari Kedua, Ganda Putra Indonesia Dihentikan Pasangan Denmark

“Pak Kades berhenti dan menghampiri WD, lalu bertanya penyebab batang kelapa yang ada di kaplingnya belum ditumbang. Karena berdasarkan hasil musyawarah di Kantor Desa Keramat Jaya, telah disepakati bahwa batang kelapa yang mengarah ke tepi kanal dan mengganggu arus atau jalur kanal, ditebang oleh pemiliknya sendiri,” ucap Kapolsek.

Namun penyampaian sang kades tidak diterima dengan baik oleh WD, sehingga yang tejadi malah timbul pertengkaran antara Kepala Desa dengan warganya.

Buah kelapa yang dijadikan barang bukti perkelahian kadesa dan warga di  Desa di Kanal Blog 20 Desa Keramat Jaya, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Selasa (11/9/2018).
Buah kelapa yang dijadikan barang bukti perkelahian kadesa dan warga di Desa di Kanal Blog 20 Desa Keramat Jaya, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Selasa (11/9/2018). (ist/Polsek Pulau Burung)

“WD yang emosi kemudian mengambil 2 buah kelapa yang telah dikupas kulitnya dan langsung memukulkannya ke kepala dan pipi sebelah kiri SN. Setelah itu, terjadi perkelahian. Mengakibatkan SN terjatuh. Dalam kondisi tersebut, WD lalu mencekik leher SN, hingga akhirnya dilerai oleh warga sekitar,” papar Junaidi.

Peristiwa cekcok dan perkelahian tersebut  masih dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Pulau Burung.(*)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help