Bengkalis

Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, Irwan Anak dengan Kelainan Jantung Meninggal Dunia Rabu Dini Hari

Innalillahi Wainnailaihi Rojiun, Irwan (10) warga Bantan Timur yang mengalami kelainan Jantung meninggal dunia di RSUD Bengkalis, Rabu (12/9/2018)

Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, Irwan Anak dengan Kelainan Jantung Meninggal Dunia Rabu Dini Hari
Tribun Pekanbaru/Muhammad Natsir
Kepala Diskes Bengkalis kunjungi anak kelainan jantung Irwan yang terbaring lemah di RSUD Bengkalis 

Laporan wartawan tribunbengkalis.com Muhammad Natsir

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS -  Innalillahi Wainnailaihi Rojiun, sempat dirawat pemulihan gizi sebelum di rujuk ke Pekanbaru untuk penangan kelainan Jantung Irwan (10) warga Bantan Timur akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Bengkalis, Rabu (12/9) dini hari tadi.

Irwan meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan di ICU RSUD Bengkalis setelah kondisinya memburuk.

"Benar dini hari tadi Irwan meninggal dunia sekitar pukul 02.50 WIB di ruangan ICU," ungkap Rita Puspa Wadir RSUD Bengkalis bidang Pelayanan, Rabu (12/9/2018) siang.

Baca: Kronologi Pemerkosaan SPG Sepeda Motor yang Digilir 6 Pria di Rohul

Hal yang sama diungkap Dinas Kesehatan Bengkalis melalui Bidang Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bengkalis, Heri Pratikno.

Menurutnya Irwan sudah di bawa pihak Keluarganya ke rumahnya di Desa Bantan Timur dan di kebumikan.

Kondisi Irwan di rawat di ruangan 307 lantai 3 RSUD Bengkalis
Kondisi Irwan di rawat di ruangan 307 lantai 3 RSUD Bengkalis (Tribun Pekanbaru/Muhammad Natsir)

Seperti diketahui, Irwan (10) anak berasal dari desa Bantan Timur kecamatan Bantan di diagnosa mengalami kelainan jantung atau Paten Ductus Arteriosus (PDA). Ini merupakan hasil pemeriksana fisik dan hasil rongent yang dicurigai pasien mengalami PDA.

Untuk diagnosa pasti apakah ini PDA atau bukan perlu dilakukan echocardiography, namun di rumah sakit ini belum bisa dilakukan karena belum ada sarananya. Tindakan Echocardiohraphy ini sepengetahuan dokter untuk di Riau baru bisa dilakukan di Rumah Sakit Eka Hospital Pekanbaru. Karena di sana juga ada spesialis jantung anak.

Baca: Hasil Japan Open 2018 Hari Kedua, Ganda Putra Indonesia Dihentikan Pasangan Denmark

Selain diagnosa kelainan jantung, Irwan juga mengalami sesak pada paru parunya. Kemudian ditambah lagi inpeksi akibat gizi buruk yang dialami Irwan.

Pihak rumah sakit umum Bengkalis sedang memulihkan gizi pasien tersebut. Sudah selama satu minggu asupan gizi diberikan. Dengan gizi yang terpenuhi maka akan naik berat badannya. Asupan gizi yang baik maka sedikit jantungnya akan berfungsi lebih baik dari saat ini.

Selanjutnya jika kondisi pasien membaik baru akan dirujuk ke Pekanbaru untuk pengobatan kelainan jantung yang dialami.

Kondisi Irwan mendapat perhatian pemerintah Bengkalis melalui Dinas Kesehatan Bengkalis. Dimana Dinas Kesehatan Bengkalis kunjungi yang di rawat di ruangan 307 lantai tiga RSUD Bengkalis. Kedatangan Kepala Dinkes Bengkalis bersama Kabid Pelayanan Kesehatan (Yankes) dan Kepala UPT Puskesmas Selat Baru, Senin (10/9) kemarin

Kepala Dinas Kesehatan Bengkalis Supardi mengatakan, kedatangan mereka merupakan instruksi langsung dari Bupati Bengkalis Amril Mukminin melalui sambungan telpon untuk melihat kondisi Irwan yang mengalami sakit kelainan jantung juga gizi buruk ini.

Selain itu, pihaknya juga memastikan Irwan ini dalam biaya pengobatan masuk dalam tanggungan BPJS Kesehatan. Setelah melakukan pengecekan pihak Dinas Kesehatan pastikan yang bersangkutan merupakan pasien tanggungan BPJS Kesehatan.(sir)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help