Padang

Pemkab Padang Pariaman Kuliahkan 28 Mahasiswa Kurang Mampu di PNP

Politeknik Negeri Padang menjalin kerjasama dengan Pemkab Padang Pariaman. Kerjasama dalam bidang pendidikan itu ditandai dengan penandatangan MoU

Pemkab Padang Pariaman Kuliahkan 28 Mahasiswa Kurang Mampu di PNP
Foto/Riki Suardi
Politeknik Negeri Padang (PNP) menjalin kerjasama dengan Pemkab Padang Pariaman. Kerjasama dalam bidang pendidikan itu ditandai dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) yang digelar Rabu (12/8/2018) siang di PNP. 

Laporan kontributor tribunpadang.com Riki Suardi dari Padang

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Politeknik Negeri Padang (PNP) menjalin kerjasama dengan Pemkab Padang Pariaman. Kerjasama dalam bidang pendidikan itu ditandai dengan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) yang digelar Rabu (12/8/2018) siang di PNP.

Dalam kerjasama tersebut, pihak Pemkab Padang Pariaman juga menyerahkan sebanyak 28 putra-putri terbaiknya untuk kuliah di berbagai jurusan pada program Diploma III PNP secara gratis, karena semua biaya kuliah ditanggung oleh Pemkab Padang Pariaman.

Baca: Jangan Lupa, Kamis Besok Hadiri Tabligh Akbar Ustaz Abdul Somad Di Kecamatan Tambang Kampar

"Mahasiswa yang kami kuliahkan di Politeknik ini berasal dari keluarga kurang mampu yang telah menjalani berbagai tahapan seleksi. Jadi, mereka tidak serta merta kuliah di Politeknik ini. Mereka adalah orang-orang pilihan," kata Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni di PNP, Rabu (12/9/2018).

Ali Mukhni menyebut untuk sumber biaya kuliah mahasiswa ini, berasal dari APBD Padang Pariaman. Dan ia berharap, mahasiawa tersebut dapat mengikuti mekanisme dan aturan dari PNP yang sangat mengedepankan disiplin, apalagi saat ini peluang kerja di bidang IT dan teknik banyak dibutuhkan oleh dunia kerja.

Untuk itu, kepada mahasiswa baru yang mendapatkan program kerjasama tersebut, Ali Mukhni meminta agar memanfaatkan peluang menimba ilmu dan pengetahuan di PNP dengan baij. Gali lah ilmu sedalam-dalamnya dan jangan sampai nantinya, IPK yang didapatkan tiap semesternya berada di bawah angka 2,75.

Baca: 5 Zodiak Ini Rawan Selingkuh, Ada yang Suka Menggoda dan Mudah Bosan

"Kalau ada yang di bawah 2,75, maka akan kami keluarkan. Sebab, masih banyak yang berharap kuliah di PNP. Sebab, tujuan dari program ini adalah untuk Padang Pariaman yang kebih baik di samping juga dapat itu menekan jumlah pengangguran," ungkap Bupati Padang Pariaman dua periode itu berharap.

Terkait MoU dengan PNP, Ali Mukhni menyebut bahwa itu dilakukan setelah Pemkab Padang Pariaman menghibahkan tanah seluas 43 Ha kepada PNP yang berada di Tarok City. Tanah tersebut dibahkan, supaya PNP bisa mendirikan kampus baru, sehingga bisa menampung jumlah
mahasiswa yang lebih banyak lagi.

"Kemudian bagi Pemkab, keuntungan menghibahkan tanah kepada PNP sangat banyak. Selain bisa mendapatkan kuota mahasiawa baru, keuntungan lainnya adalah bisa meningkatkan perekonomian masyarakat di Tarok City, karena masyarakat bisa membangun rumah kos dan lain sebagainya untuk kebutuhan mahasiswa," ujarnya.

Baca: Bhayangkara FC Ambil Alih Posisi Puncak Klasemen Liga 1 2018, Jadwal Persib Bandung Vs Arema FC

Direktur PNP Surfa Yondri, mengapresiasi Pemkab Padang Pariaman yang telah menghibahkan 43 Ha lahan untuk PNP. Saat ini, lahan tersebut masih proses pengurusan izin dalam pengeluaran sertifikat. Diharapkan 2019 mendatang, semuaya selesai, termasuk memberikan ganti rugi tanaman masyarakat yang ada di lahan tersebut.

Terkait MoU, Surfa Yondri berharap agar kerjasama dalam investasi pendidikan akan membawa berkah untuk semua. Oleh sebab itu, komitmen bersama harus dijaga. Kepada mahasiswa PNP program kerjasama tersebut, dia juga memibta agar kuliah sungguh-sungguh dan jangan sampai mengecewakan Pemkab Padang Pariaman.

"Kepada Pemkab Padang Pariaman, kami di PNP juga berharap diberikan kesempatan untuk magang bagi mahasiawa di Pemerintahan, dan juga dapat memfasilitasi dosen PNP untuk melakukan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang salah satunya adalah pengabdian kepada masyarakat,” katanya.(*)

Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help