Pekanbaru

Ceritakan Pengalamannya Gadis Berkacamata Ini Sesegukan, 'Jujur Saya Sedih'

Wilda tak kuasa menahan air matanya. gadis berkacamata inipun terisak saat melihat anak-anak pengidap kanker

Ceritakan Pengalamannya Gadis Berkacamata Ini Sesegukan, 'Jujur Saya Sedih'
Ist
Mata Wilda terlihat berkaca-kaca, tak lama kemudian air mata mengalir dipipinya. Sambil mengelap air mata, mahasiswa berkacamata ini sesenggukan menceritakan pengalamannya bersama pihak Relawan Lembaga Penyuluhan Kanker Riau (LPKR) dan survivor kanke 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com:Zul Indra

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU- Mata Wilda terlihat berkaca-kaca, tak lama kemudian air mata mengalir dipipinya.

Sambil mengelap air mata, mahasiswa berkacamata ini sesenggukan menceritakan pengalamannya bersama pihak Relawan Lembaga Penyuluhan Kanker Riau (LPKR) dan survivor kanker.

Baca: Jenazah Warga Bangka Belitung Indonesia Tertahan di Rumah Sakit Malaysia karena Terkendala Biaya

"Saya ucapkan terima kasih banyak pada LPKR, karena sudah memberikan pengalaman yang sangat berarti bagi kami. Jujur, saya sedih dan terharu saat mengunjungi pasien kanker anak-anak di YKAKI dan rumah sakit Arifin Ahmad. Mereka begitu tegarnya menghadapi penyakit kanker yang bercokol di dalam tubuhnya. Bahkan seorang anak mengaku kepada saya, bahwa disuntik itu sudah biasa dan tidak ada rasa sakit, menurutnya kesembuhan adalah utama, padahal umurnya masih balita. Saya patut bersyukur karena masih diberikan kesehatan hingga saat ini. Sekali lagi, terima kasih banyak,"lirihnya.

Hari itu, Kamis (13/9/2018) merupakan waktu terakhir empat mahasiswa Psikologi UIN Suska Riau melakukan kegiatan PPL di LPKR.

Baca: Sebut Prostitusi Online Itu Kerja Rodi, Inilah Bantahan DJ Dinar Candy

Selama satu bulan, mereka mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh Relawan LPKR dan Survivor Kanker, mulai dari penyuluhan ke masyarakat hingga mengunjungi pasien kanker di berbagai tempat.

"Kami juga ucapkan terima kasih pada para mahasiswa PPL UIN Suska Riau, karena telah turut membantu pekerjaan kami para relawan dan survivor. Sama seperti mahasiswa PPL sebelumnya, tentunya kebersamaan selama satu bulan memiliki banyak pengalaman yang begitu berkesan dan tak terlupakan bersama mereka, mulai dari kejadian lucu hingga menyedihkan. Terima kasih kembali sudah menemani kami sebulan ini,"ujar Ketua LPKR, M Arief Indrawan.

Baca: Heboh Bayi Lahir Bermata Satu dan Tanpa Hidung di Mandailing Natal, Begini Nasibnya Kini

Dosen Pembimbing Mahasiswa PPL, Sri wahyuni MA MPsi Psikolog mengaku senang, karena LPKR menyambut baik para mahasiswa PPL Psikolgi UIN Suska Riau. Ketua LPKR, Arief dan para relawan mau berbagi ilmu tentang kanker dan mengunjungi pasien kanker. 

Baca: Diperiksa Polisi Tersangka Pencabulan Anak SD di Pekanbaru Keringat Dingin dan Mau Pingsan

"Mereka bisa mempraktekkan ilmu dan pengalaman mereka di kampus dan dunia kerja nantinya.  Seperti Psiko edukasi sehingga meningkatkan kemampuan diri dalam berbagai hal, mulai dari rasa simpatik, kepedulian hingga tampil percaya diri di depan umum, sebab di sini mereka tak hanya mengunjungi pasien kanker, namun juga memberikan support pada mereka agar bersemangat menjalani hidup, serta harus bisa memberikan penyuluhan kepada masyarakat,"paparnya.(zid)

Penulis: Zul Indra
Editor: Budi Rahmat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved