Pekanbaru

DPRD Perkirakan Segini APBD-Perubahan Pekanbaru, Jika Tidak Ada Masalah di Pusat

DPRD Pekanbaru sangat berharap nilai APBD-Perubahan 2018 tidak berubah, dari MoU yang sudah diteken bersama TAPD, Minggu kemarin Rp 2,6 triliun.

DPRD Perkirakan Segini APBD-Perubahan Pekanbaru, Jika Tidak Ada Masalah di Pusat
ist
APBD 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Syafruddin Mirohi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - DPRD Pekanbaru sangat berharap nilai APBD-Perubahan 2018 tidak berubah, dari nota kesepahaman (MoU) yang sudah diteken bersama TAPD, Minggu (9/9/2018) kemarin Rp 2,6 triliun.

Sebab, perubahan bisa saja terjadi, jika pemerintah pusat tidak mengurangi anggaran BOS Rp 98 miliar. Termasuk Silpa Rp 16 miliar.

"Biasanya kalau sudah diteken nota, itu tidak berubah. Tapi itu tergantung jika tidak ada goncangan dari pemerintah pusat," kata Ketua DPRD Pekanbaru H Sahril SH, Jumat (14/9/2018) menjawab Tribunpekanbaru.com.

Baca: VIDEO: Terungkap Motif Pembunuhan Berencana Kasus Ambulance Tabrak Pengendara Motor di Padang

Meski begitu, pihaknya tetap mengharapkan, semua kondisi keuangan pemerintah pusat serta dana bantuannya, tidak mengalami perubahan signifikan.

Sehingga DPRD bersama TAPD, bisa mengesahkan APBD-Perubahan ini, sesuai dengan jadwal yang sudah diagendakan.

"Sebelum pengesahan, ada beberapa tahapan lagi yakni penyampaian nota dari pemerintah pekan depan. Setelah itu baru ketuk palu. Kita targetkan September ini ketuk palu anggaran perubahan tersebut," sebut Politisi Golkar ini.

Sekretaris DPRD Pekanbaru Alek Kurniawan juga menerangkan, total angka di APBD-Perubahan sudah ditetapkan sebesar Rp 2,6 triliun, dari angka APBD murni Rp 2,4 triliun.

"Angka kenaikannya sekitar Rp 164 miliar. Anggaran ini dari dana BOS, Bankeu dan Silpa," kata Alek.

Baca: Peredaran 1 Kg Ganja Digagalkan Polres Padang Pariaman, Dua Warga Kayu Tanam Ditangkap

Diterangkannya, dana BOS dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 98 miliar, Silpa sebesar Rp 16 miliar, serta dana Bankeu untuk gaji guru bantu, bukan untuk fisik.

Di dalam anggaran perubahan ini juga sudah dimasukkan untuk pembayaran tunda bayar Rp 156 miliar.

"Untuk anggaran tunda bayar ini memang kita prioritaskan. Semuanya kita bayar, nanti OPD terkait yang membayarkannya," papar Alek seraya mengatakan, anggaran di perubahan ini sebenarnya tidak ada kenaikan. Tapi anggaran yang lama dialihkan ke anggaran perubahan.

Setelah pengesahan APBD-Perubahan, DPRD bersama Pemko akan melanjutkan pembahasan APBD murni 2019. Target pengesahan APBD 2019 pada Oktober mendatang, atau sebelum tanggal 31 November. (*)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved