Padang

Keluarga Serahkan Pengemudi Ambulance Maut yang Sempat DPO ke Polisi

Keluarga menyerahkan pengemudi ambulance maut di Sawahan Padang yang sempat masuk Daftar Pencarian Orang (CPO) ke polisi

Keluarga Serahkan Pengemudi Ambulance Maut yang Sempat DPO ke Polisi
Tribun Pekanbaru
Mobil ambulance diamankan usai menabrak dua korban pengendara sepeda motor hingga tewas di Padang 

Laporan kontributor tribunpadang.com Riki Suardi dari Padang

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Keluarga menyerahkan pengemudi ambulance maut di Sawahan Padang yang sempat masuk Daftar Pencarian Orang (CPO) ke polisi.

Tersangka pembunuhan berinisial C yang belakangan diketahui bernama lengkap Gusrizal alias Codoik, akhirnya menyerahkan diri ke polisi, setelah sempat dinyatakan sebagai DPO usai membunuh dua orang warga Jati, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, bernama Topik dan Royal pada Senin (10/8/208) dinihari.

Diaantar oleh pihak keluarga pada Jumat (14/9/2018) siang sekitar pukul 12 00 WIB, satu dari tiga pelaku pembunuhan yang tinggal di kawasan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara itu, kemudian langsung dijebloskan polisi ke sel tahanan Mapolresta Padang sebagai tersangka pembunuhan berencana.

Baca: PMO akan Hadirkan FDj Untuk Rayakan HUT Ketiga

Baca: KPU Bengkalis Coret DPT Ganda, Pleno sahkan DPTHP

Sebelumnya, Selasa (11/8/2018) dinihari sekitar pukul 03.00 WIB, polisi juga menangkap dua tersangka lainnya bernama Alex Kendedes dan Afriadi. Kedua pengemudi 'ambulance maut' itu ditangkap di perbatasan Sumbar-Bengkulu, yaitu di kawasan Indrapura, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar.

Kapolresta Padang Kombes Pol Yulmar Tri Himawan yang dihubungi tribunpadang.com, membenarkan adanya pelaku pembunuhan dua warga Jati yang dibunuh dengan cara menabrak kedua korban dengan mobil ambulance, telah menyerahkan diri usai ditetapkan sebagai DPO.

"Iya benar, tersangka menyerahkan diri diantar pihak keluarganya. Sebelum menyerahkan diri, dia sempat bersembunyi di rumah keluarganya di Pesisir Selatan. Kini pelaku sudah kami tahan dan juga telah dijadikan sebagai tersangka pembunuhan berencana," kata Yulmar Tri Himawan, Jumat malam.

Tersangka Codoik, lanjutnya, mau menyerahkan diri, karena telah menyesali perbuatannya. Dalam kasus pembubuhan tersebut, Codoik berperan sebagai orang yang ikut memukul salah satu korban dengan kayu, setelah kedua korban ditabrak dengan mobil ambulance.

Baca: Dua Cewek Cantik ini Bentuk Kelompok Musik Perkusi

Baca: BKP2D Inhu Tegaskan Pegawai Honorer Menjadi Kewenangan Masing-masing Instansi

"Tersangka Codoik ini sebelumnya sudah diketahui keberadaannya, yaitu di kawasan Pancung Soal, Pesisir Selatan. Bahkan saat dilakukan penangkapan, dia lolos setelah berhasil melarikan diri ke perkebunan sawit dan langsung mengilang di semak-semak," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Senin (10/9/2018) dinihari sekitar pukul 01.30 WIB, sebuah rekaman video mobil ambulance yang menabrak dua orang pengendara sepeda motor di Jalan Sawahan Dalam, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, viral di media sosial Facebook.

Awalnya, warganet mengira bahwa video itu merupakan kasus kecelakaan. Namun setelah ditelusuri oleh pihak kepolisian dari Polresta Padang, ternyata rekaman video itu bukan kasus kecelakaan biasa, tapi pembunuhan.

Pasalnya, dari keterangan beberapa saksi kepada pihak kepolisian, diketahui bahwa sebelum kejadian, Topik (38) dan Royal (35) yang menjadi korban, sempat cekcok dengan pengemudi mobil ambulance bernama Alex Kendedes di RSUP Dr M Djamil Padang.

Sehari usai kejadian, polisi kemudian menangkap Alex Kendedes dan rekannya Afriadi yang turut terlibat. Kepada penyidik, keduanya mengaku nekat menabrak korban menggunakan mobil ambulance, karena sakit hati dan dendam dengan korban.

Sebab, setiap tersangka mendapat orderan dari rumah sakit untuk membawa jenazah dan pasien, tersangka selalu dipalak dan dimintai uang oleh korban. Besaran uang yang diminta dari Rp50 ribu sampai Rp100 ribu, tergantung besaran upah mengangkut jenazah dan pasien yang diterima tersangka. (*)

Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved