Oknum Polisi yang Pesta Sabu Bersama Bandar Narkoba Ini Cuma Dihukum Minta Maaf, Kok Bisa?

Berdasarkan catatan Tribun, sidang KKEP terhadap Bripka Dicky yang dipimpin oleh Wakapolres Kompol Arnis Syafni Yanti sempat batal

Oknum Polisi yang Pesta Sabu Bersama Bandar Narkoba Ini Cuma Dihukum Minta Maaf, Kok Bisa?
tribun medan
Video pesta narkoba Bripka Dicky dan bandar narkoba 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Polres Deliserdang diketahui sudah selesai menggelar sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) terhadap anggota polisi bernama Bripka Dicky yang pernah heboh di media sosial karena videonya yang berpesta narkoba bersama bandar narkoba tersebar.

Di luar dugaan banyak orang, ternyata sanksinya hanya sekedar permintaan maaf. Saat ini ia pun sudah kembali aktif bertugas.

Kasi Propam Polres Deliserdang, Iptu Fredi Siagian menyebut saat ini Bripka Dicky sudah di tempatkan di Satuan Sabhara Polres.

Pada saat melakukan perbuatan tidak terpuji itu yang bersangkutan masih bekerja di Unit Reskrim Polsek Galang.

Disebut kalau putusan sidang KKEP terhadap Dicky dijatuhkan pada 2 Agustus lalu.

"Iya benar sudah putus. Putusannya dia disuruh untuk meminta maaf kepada instansi Polri dan pihak-pihak yang dirugikan. Ya sudah sebulan lebih juga diputus karena 2 Agustus itu terakhir,"ujar Fredi Siagian Jum,at, (14/9).

Baca: Polda Riau Telaah Laporan Mahasiwa dan Alumnus UIR soal Postingan Akun Facebook Eka Octaviyani

Baca: Akun Facebook Eka Octaviyani yang Diduga Menghina UIR Dilaporkan Mahasiswa UIR ke Polda Riau

Fredi menjelaskan permintaan maaf sudah dilakukan oleh Dicky dengan cara ketika apel mengucapkannya dihadapan para personil lain.

Disebut putusan terhadap Dicky itu sudah sesuai dengan ketentuan pada sidang kode etik. Ia berharap agar kasus seperti ini tidak kembali lagi terulang.

Berdasarkan catatan Tribun, sidang KKEP terhadap Bripka Dicky yang dipimpin oleh Wakapolres Kompol Arnis Syafni Yanti sempat batal digelar pada akhir Maret lalu.

Hal ini lantaran saat akan menjalani sidang yang bersangkutan tidak hadir memenuhi panggilan dengan alasan sakit. Sidang kode etik dilakukan sesuai arahan dan saran dari Bidang Hukum (Bidkum) Polda Sumut.

Halaman
12
Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved