Pekanbaru

Walikota Pekanbaru akan Langsung Berhentikan PNS Terlibat Kasus Korupsi

Walikota Pekanbaru, Dr Firdaus MT akan langsung memberhentikan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat kasus korupsi dan sudah ingkrah

Walikota Pekanbaru akan Langsung Berhentikan PNS Terlibat Kasus Korupsi
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi
ASN berstatus narapidana yang masih terima gaji 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM, TRIBUN - Walikota Pekanbaru, Dr Firdaus MT akan langsung memberhentikan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat kasus korupsi dan sudah ingkrah.

Penegasan ini disampaikan Firdaus menyusul masih adanya sejumlah ASN yang tersangkut korupsi dan sudah ditahan namun masih menerima gaji karena statusnya belum diberhentikan secara penuh.

"Kalau pusat sudah memberikan penegasan, kita didaerah tinggal mengimplementasikan saja. Kita siap mengikuti dan menindaklanjutinya," Firdaus usai menghadiri acara rapat koordinasi pengawasan daerah di Gedung Daerah Provinsi Riau, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Jumat (14/9/2018).

Baca: Walikota Dumai Ingatkan ASN Jaga Netralitas dalam Pemilu 2019

Baca: Jaksa Datangi SMP Negeri 3 Rambah Galakkan Program Jaksa Masuk Sekolah

Firdaus mengakui sejauh ini dirinya banyak diminta untuk memberikan toleransi kepada PNS yang tersangkut masalah hukum agar tidak langsung diberhentikan. Namun dengan adanya penegasan dari pusat tersebut pihaknya tidak lagi memberikan keringanan.

"Meskipun kawan-kawan banyak yang minta perhatian. Ini bukan kebijakan kepala daerah saja, karena kita harus patuh dengan paraturan dari pusat, apalagi sudah ada penegasan dari penegak hukum kita harus menindaklanjuti," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang (Kabid) Kedisiplinan Badan Kepegangan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP SDM) Kota Pekanbaru, Fajri Adha mengungkapkan, pihaknya sudah mendapatkan surat tebusan dari Kantor BKN Regional XII Pekanbaru terkait data jumlah PNS yang terlibat kasus korupsi dilingkungan Pemko Pekanbaru.

"Data yang kita dapatkan dari BKN itu untuk Kota Pekanbaru hanya 10 PNS," kata Fajri.

Namun setelah dicek dari 10 nama PNS tersebut, ada beberapa nama yang bukan PNS Pemko, shingga pihaknya akan kembali mempertanyakan data tersebut ke Kantor BKN Regional XII Pekanbaru.

Baca: SKK Migas Gelar Kegiatan Hulu Migas Goes To Campus di Politeknik Negeri Bengkalis

Baca: Temuan Bawaslu RI Soal DPT Ganda di Kampar Sebagian Terbukti

"Ada beberapa nama yang tidak pernah kita dengar dan tidak pernah kita proses tapi masuk dalam daftar PNS Kota Pekanbaru yang terlibat kasus korupsi. Kita belum tau ini. Apakah nama-nama ini dulunya di Pemko terus pindah, atau memang nama-nama ini PNS dari luar Pekanbaru," ujarnya.

Halaman
123
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help