Bengkalis

Jalan Terjal Tetap Ditempuh DDI Demi Sampaikan Dakwah ke Pelosok Desa di Bengkalis

Para pejuang dakwa asal kabupaten Bengkalis memberikan pencerahan agama di pelosok Bengkalis.

Jalan Terjal Tetap Ditempuh DDI Demi Sampaikan Dakwah ke Pelosok Desa di Bengkalis
Istimewa
Tim DDII Bengkalis Bersama Dompet Dhuafa menuju tempat berdakwah di dusun Bagan Benio Desa Tasik Serai Kecamatan Tualang Mandau, Sabtu (15/9/2018) 

Laporan wartawan tribunbengkalis.com Muhammad Natsir

TRIBUNBENGKALIS.COM, BENGKALIS - Meskipun menempuh jalan yang cukup terjal dan jauh, tidak menyurutkan hati para pejuang dakwa asal kabupaten Bengkalis memberikan pencerahan agama di pelosok Bengkalis.

Hal ini dilakukan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Bengkalis, yang udah menjadi program rutin mereka pertriwulan sekali mendatangi pelosok desa berdakwa memberikan pencerahan kepada masyarakat desa.

Triwulan kali ini tujuan dakwa DDII Bengkalis ke dusun bernama Bagan Benio desa Tasik Serai kecamatan Tualang Mandau yang dijadikan tempat berdakwa oleh DDII Bengkalis. Program dakwa di pelosok Bengkalis DDII Bengkalis tidak sendiri, mereka berangkat bersama tim dari Dompet Dhuafa Riau, Sabtu (15/9/2018) kemarin.

Baca: Dinas Perhubungan Pekanbaru Tertibkan Parkir Ilegal di Trotoar dan Bahu Jalan. Ini Dia Sanksinya

Perjalanan yang ditempuh untuk menyampaikan dakwah di sana memakan waktu cukup lama dengan medan yang terjal. Dari kota Duri kecamatan Mandau menuju desa Tasik Serai, rombongon DDII Bengkalis menggunakan mobil dengan jarak tempuh selama dua jam.

Kemudian, rute menuju Dusun Bagan Benio tidak bisa dilewati kendaraan roda empat, tim berhenti di kantor desa Tasik Serai. Perjuangan berdakwah ini dilanjutkan dengan menggunakan kendaraan roda dua selama dua jam.

"Terakhir sebelum sampai di lokasi dimana kita melaksanakan kegiatan dakwah kita menyeberang menggunakan sampan yang bisa memuat dua 3 motor dalam sekali menyeberang," ungkap Ketua DDII Bengkalis Muhammad Ashsubli menceritakan perjalanan panjangnya kepada tribun, Minggu (16/9) pagi.

Baca: Novel Dilan yang Bersamaku Segera Terbit, Ternyata Sosok Perempuan Ini Juga Ada di Hati Dilan

Tidak butuh lama, setelah menyeberang Subli bersama timnya sampai di lokasi sekitar lima belas menit setelah menyeberang.

"Sampai di lokasi sana kita menyapa sekolah MTs Miftahul Huida, bersama tim Dompet dhuafa," terangnya.

Selain menyampaikan dakwah, pihaknya bersama Dompet Dhuafa memberikan bantuan kepada sekolah yang membina anak yatim ini.

Dimana bantuan diberikan berupa sound sistem untuk menunjang opresional sekolah, serta tas sekolah kepada anak anak di sana.

"Bantuan yang kita berikan ini bersumber dari kerjasama kita dengan dompet dhuafa, selain itu juga dari keuntungan penjualan buku kita," ungkap Subli.

Baca: Jasad Nenek Ditemukan Warga Rangsang Dekat Pelabuhan, Polisi Ungkap Fakta Ini

Menurut dia, kunjungan berdakwah ke pelosok saat ini memang masih pertiga bulan sekali di lakukan setiap tahunnya. Namun kedepannya DDII Bengkalis berencana akan mengirimkan dua ustadznya selama setahun.

"Kita punya rencana selama setahun nanti ada ustadz dari kita yang menetap di sana selama satu tahun. Memberikan pengajaran Islam di sana," tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help