Padang

10 Kepala Daerah di Sumbar Deklarasi Dukung Jokowi, Gerindra: Kok Cuma Bupati Walikotanya Saja?

10 Kepala Daerah di Sumbar Deklarasi Dukung Jokowi, Gerindra: Kok Cuma Bupati Walikotanya Saja?

10 Kepala Daerah di Sumbar Deklarasi Dukung Jokowi, Gerindra: Kok Cuma Bupati Walikotanya Saja?
tribunpekanbaru/rikisuardi
Desrio Putra 

Laporan Kontributor Tribunpadang.com, Riki Suardi Padang

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - 10 Kepala Daerah di Sumbar Deklarasi Dukung Jokowi, Gerindra: Kok Cuma Bupati Walikotanya Saja?

Sebanyak 10 kepala daerah di Sumbar, Selasa (18/9/2018) malam, mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin yang akan bersaing dengan pasangan Prabowo-Sandi pada Pemilihan Preaiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Namun, pada deklarasi yang berlangsung di Inna Muara Hotel Padang itu, hanya enam kepala daerah yang menghadiri deklarasi dukungan tersebut, yaitu Bupati Dharmasraya, Bupati Limapuluh Kota, Bupati Pasaman, Bupati Pesisir Selatan, Bupati Sijunjung dan Walikota Solok.

10 Kepala Daerah di Sumbar Deklarasikan Dukungan untuk Jokowi-Ma'ruf Amin 
10 Kepala Daerah di Sumbar Deklarasikan Dukungan untuk Jokowi-Ma'ruf Amin  (tribunpekanbaru/rikisuardi)

Baca: Ini Dia 10 Kepala Daerah di Sumbar yang Deklarasikan Dukungan untuk Jokowi-Maruf Amin 

Baca: Surat Dukungan 12 Kepala Daerah di Sumbar pada Jokowi-Maruf Amin Beredar Saat Pelantikan Walikota

Terkait deklarasi tersebut, Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumbar Desrio Putra, merasa tidak ada masalah dengan deklarasi dukungan tersebut, karena itu hak politik dari kepala daerah, dan tentunya juga ada alasan pribadi bagi kepala daerah yang menyatakan dukungan untuk Jokowi-Ma'ruf.

"Kami herankan, kok cuma bupati walikotanya saja yang deklarasi ya? Kok tidak melibatkan masyarakat? Jika kami perhatikan memang semua bupati walikota yang hadir di deklarasi tersebut dahulunya diusung oleh partai koalisi jokowi, kecuali Hendra Joni, Bupati Pesisir Selatan," kata Desrio Putra kepada tribunpadang.com, Rabu.

Gerindra Sumbar, lanjutnya, tidak kuatir dengan deklarasi tersebut, karena pihaknya yakin dukungan dari sejumlah kepala daerah untuk pasangan Jokowi-Ma'ruf itu tidak akan memberi pengaruh yang signifikan terhadap pemilih.

Sebab, masyarakat Sumbar lebih cerdas dalam memilih pemimpin.

"Kami optimis InsyaAllah pada pemilu 2019 suara Prabowo akan bertambah dari suara Pilpres 2014, karena masyarakat Sumbar sudah melihat bagaimana kepemimpinan Jokowi selama hampir satu periode. Mayoritas masyarakat Sumbar sudah patah hati dengan Jokowi," ujarnya.

Buktinya, sambung Desrio, setiap Jokowi ke Sumbar, sangat minim antusiasme masyarakat dalam menyambutnya, biarpun sudah berkali-kali Jokowi datang ke Sumba.

Halaman
12
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved