Viral

VIDEO: Detik-detik Gereja Methodist Jambi Disegel Pemko, Warga Menangis Histeris

Sejumlah warga mendadak menangis histeris di depan gereja Methodist Indonesia Kanaan Jambi ketika akan disegel

TRIBUNPEKANBARU.com, JAMBIGereja yang berada di kawasan Jalan Lingkar Barat III, Kota Jambi ini disegel dikarenakan tidak memiliki izin oleh Pemkot Jambi.

Sejumlah warga mendadak menangis histeris di depan gereja Methodist Indonesia Kanaan Jambi ketika gereja yang dipakai mereka bakal disegel oleh Pemkot Jambi, Kamis (27/9).

Menurut seorang warga, David mengaku bahwa beberapa masyarakat sebelumnya sudah mengajukan surat izin kepada Pemkot Jambi, namun ternyata tidak diberikan.

"Kami mengajukan izin tapi tidak diberikan. Sekarang mendadak mau disegel bae, dak setujulah kami," kata David.

Baca: Ini Pesan Damai Ketua MUI Kampar pada Safari Sinergitas Pemilu 2019 Forkopimda Riau

Pantauan Tribun, beberapa anggota kepolisian dan pihak Satpol PP berjaga jaga di seputaran gereja untuk mengamankan agar menghindari aksi anarkis oleh sejumlahmasyarakat.

"Kami cuman mau beribadah, tolong kasihlah kami tempat ibadah. Kami swadaya membangun gereja ini," kata David.

Menurut warga lainnya bermarga Sinaga, gereja ini hanya digunakan untuk tempat ibadah setiap minggu.

Baca: Calon Lawan Timnas U-16 Indonesia di Perempat Final Piala Asia U-16, Siapa yang Harus Ditakuti?

Katanya, Gereja yang berada di Jalan Lingkar Barat Tiga itu sudah berdiri selama 18 tahun. Namun, hingga penyegelan ini Pemko Jambi belum memberikan izin.

"Mereka menolak tapi tidak tahu alasanya apa. Padahal ini tempat ibadah. Kami tidak pernah mengganggu masyarakat dari agama lain di sini. Kita di sini saling membantu, saling mengasihi dan saling berbagi," tuturnya.

Penyegelan rumah ibadah ini bukan hanya mengundang perhatian warga sekitar, tapi turut mengundang perhatian netizen hingga ramai dibagikan ke laman media sosial masing-masing.

Di antaranya salah seorang akun Facebook atas nama @Sitanggang Amoorea.

Baca: 729 Perkara Disidangkang PA Tembilahan per September 2018, Ini Faktor Penyebab Terbanyak

Ia mengunggah beberapa foto dan video ke linimasa akun Facebook-nya, Kamis (27/9/2018) sore.

Sementara itu Pemerintah Kota Jambi menyebutkan penyegelan yang dilakukan hasil keputusan bersama antara FKUB, Lembaga Adat Melayu Jambi, MUI, Kepolisian dan instansi terkait lainnya. "Ini telah melalui rapat antara FKUB, MUI, LAM dan instansi terkait," kata Liphan Pasaribu Kepala Badan Kesbangpol Kota Jambi.

Menurutnya penyegelan ini bersifat sementara sambil pemerintah dan pihak terkait lainnya mencari solusi terkait izin yang belum dikantongi dalam pendirian gereja.

Karena belum ada izin warga sekitar yang tidak setuju menurut Liphan meminta kepada Pemkot untuk bisa menutup gereja.

Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved