55 Siswa SMP di Pekanbaru Sayat Tangan Ternyata Perempuan, Hanya Satu Laki-laki. Begini Kisahnya

55 Siswa SMP di Pekanbaru Sayat Tangan Ternyata Perempuan, Hanya Satu Laki-laki. Begini Kisahnya

55 Siswa SMP di Pekanbaru Sayat Tangan Ternyata Perempuan, Hanya Satu Laki-laki. Begini Kisahnya
Ilustrasi 55 Siswa SMP di Pekanbaru Sayat Tangan Ternyata Perempuan. Ini Alasannya 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Rizky Armanda

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Ternyata 55 siswa SMP yang sayat tangan setelah meminum minuman berenergi berjenis kelamin perempuan, hanya satu laki-laki.

Sebuah fakta mengejutkan diungkapkan Kepala SMPN 18 Pekanbaru, Lily Deswita kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (1/10/2018), saat mengkonfirmasi temuan 56 siswa SMP di Pekanbaru sayat tangan.

"Semuanya perempuan, cuma ada satu laki-laki. Guru mendapati bagian tangan anak-anak itu ada bergaris-garis," kata Lily.

Kepada guru, mereka mengaku hanya hanya ikut challenge (tantangan, Red).

Baca: Heboh Siswa di Pekanbaru Sayat Tangan. Ini Hasil Uji Lab Minuman Berenergi yang Dilakukan BBPOM

Baca: 55 Siswa SMP di Pekanbaru Sayat Tangan Ngaku Ikut Challenge. Kepala Sekolah Ungkap Fakta Mengejutkan

Baca: 56 Siswa SMP di Pekanbaru Sayat Tangan Setelah Minum Minuman Berenergi. Ini Faktanya

"Tapi memang anak-anak bilang cuma mau ikut challenge saja. Mau coba sakit apa nggak, ternyata mereka ngakunya sakit," ungkap Lily.

Kepada Tribunpekanbaru.com, Lily mengungkapkan kronologis 55 orang siswanya yang menyayat tangan, sehingga menimbulkan bekas luka seperti goresan.

Disebutkan dia, sekitar dua minggu lalu, pihak sekolah menggelar razia rutin.

"Awalnya sasaran kita handphone," kata Lily.

Jumlah keseluruhan anak yang kedapatan ada luka gores di bagian tangannya yaitu total 55 orang.

Halaman
1234
Penulis: Rizky Armanda
Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved