Indragiri Hilir

Harimau Sumatera Masuk Kebun Warga di Inhil, BBKSDA Pasang Perangkap dan Kamera Pengintai

Harimau Sumatera Masuk Kebun Warga di Inhil, BBKSDA Pasang Perangkap dan Kamera Pengintai

Harimau Sumatera Masuk Kebun Warga di Inhil, BBKSDA Pasang Perangkap dan Kamera Pengintai
Tribun Pekanbaru/T Muhammad Fadli
Tim BBKSDA Riau Pasang Kamera Dekat Jejak Harimau Sumatera di Desa Teluk Nibung Inhil 

Laporan Wartawan Tribuntembilahan.com, T. Muhammad Fadhli.

TRIBUNTEMBILAHAN.COM, PULAU BURUNG – Harimau Sumatera Masuk Kebun Warga di Inhil, BBKSDA Pasang Perangkap dan Kamera Pengintai

Setelah memasang kamera pengintai untuk mengidentifikasi harimau sumatera, tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau juga telah menyiapkan perangkap (trap) di Desa Teluk Nibung, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Kepala BBKSDA Provinsi Riau, Suharyono menuturkan, satu perangkap sudah dipasang oleh tim di lapangan untuk Harimau Sumatera yang telah masuk ke kebun masyarakat tersebut.

Baca: 56 Siswa SMP di Pekanbaru Sayat Tangan Setelah Minum Minuman Berenergi. Ini Faktanya

Baca: 5 Fakta Suami Bunuh Istri di Dumai, Buat Skenario Perampokan, Polisi Curiga setelah Temukan Ini

“Kita kan pasang trap juga. Sudah dipasang satu. Kita sudah siapkan tim medis. Berapa yang akan dipasang lagi, kita liat perkembangannya,” ujar Suharyono kepada Tribunpekanbaru.com, Senin (1/9/2018).

Sementara itu, mengenai hasil 2 kamera pengintai yang dipasang di lokasi yang terdapat jejak Harimau Sumatera, Suharyono belum bisa membeberkan hal tersebut saat ini karena tim masih melihat perkembangan.

Selain karena kamera tersebut baru saja dipasang, menurut Suharyono, saat ini pihaknya juga tidak ingin membuat masyarakat kian khawatir dengan hasil penelitian kamera pengintai.

“Belum ada laporan perkembangan. Iya dipasang, tapi baru diliat nanti bisa sekitar satu bulan, nanti kita kabari. Kita tidak ingin masyarakat resah. Tapi memang belum ada perkembangan belum ada laporan,” tuturnya.

Terakhir Suharyono mengatakan, saat ini timnya juga sudah berkoordinasi dengan aparat setempat antara lain, Koramil, Polsek, pihak desa dan lainnya untuk mengatasi masalah konflik harimau sumatera ini.

“Tim, paling sore atau besok sudah ganti lagi," tuturnya.

Sebelumnya, Tim BBKSDA Provinsi Riau kembali menyambangi Desa Teluk Nibung, Kecamatan Pulau Burung, Indragiri Hilir (Inhil), Sabtu (29/9/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.

Baca: Bedah Bangkai Ungkap Penyebab Kematian Harimau Sumatera di Kuansing, Ginjal Pecah Akibat Jerat

Baca: VIDEO: Harimau Sumatera Mati Terjerat, Terungkap Akan Melahirkan Dua Ekor Anak

Kedatangan 5 orang Tim BBKSDA Riau ke Desa Teluk Nibung kali ini merupakan tindak lanjut dari kedatangan tim pertama beberapa waktu lalu, terkait kemunculan harimau sumatera yang memangsa ternak warga dan jejak harimau di kebun masyarakat dan lokasi lainnya di desa tersebut.

BBKSDA fokus ingin berdiskusi dan mencoba mendengarkan secara langsung dari beberapa saksi perihal perilaku harimau yang cukup meresahkan masyarakat.

BBKSDA juga memasang beberapa kamera pengintai di beberapa titik sering terlihatnya harimau tersebut.(*)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved