Tembilahan

Seorang Anggota TRC BPBD Inhil Menjadi Korban Karhutla Di Kecamatan Kempas.

korban terjatuh saat mengantar peralatan ke dalam lokasi dan sekaligu untuk menjemput anggota lain yang sedang istirahat di lokasi Karhutla.

Seorang Anggota TRC BPBD Inhil Menjadi Korban Karhutla Di Kecamatan Kempas.
TRIBUNPEKANBARU.COM/TENGKU MUHAMMAD FADHLI
Petugas BPBD Inhil dan BNPB sedang memadamkan api di Kecamatan Kateman. 

Laporan Wartawan Tribuntembilahan.com : T. Muhammad Fadhli.

TRIBUNTEMBILAHAN.COM, KEMPAS – Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), memakan korban dari Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Inhil.

Seorang anggota TRC BPBD Inhil bernama Gio mengalami musibah, setelah terjatuh dalam proses pemadaman Di Desa Sungai Rabit dan Dusun Bahagia Pulau Tiga, Desa Pekan Tua, Kecamatan kempas, Inhil, Selasa (2/10/2018) sekira pukul 05.30 WIB.

“Sekarang kondisi sudah sadar. Kami pulang ke tembilahan dan langsung kami masukan ke rumah sakit,” ujar Kepala BPBD Inhil Yuspik, SH kepada Tribun Pekanbaru, Rabu (3/10/2018).

Baca: Polisi Masih Selidiki Temuan Mayat di Ruko Jalan Teuku Umar, di TKP Minim Petunjuk

Kronologis terjatuhnya Gio, dijelaskan Yuspik, korban terjatuh saat mengantar peralatan ke dalam lokasi dan sekaligu untuk menjemput anggota lain yang sedang istirahat di lokasi Karhutla Desa Sungai Rabit.

“Jatuh melansir barang. karena hujan lebat dia jatuh dari motor. Kawan - kawan pada mau keluar, jadi sore itu di jemput satu – satu,” imbuh Yuspik.

Sejak Karhutla melanda Kecamatan Kempas lebih kurang sepekan terakhir, Ketua BPBD Inhil bersama anggota TRC BPBD Inhil diketahui memang menginap di lokasi Karhutla untuk siaga memantau dan memadamkan api.

“Setiap 2 hari anggota kami ganti, sesuai dengan kemampuan kita. Kita memang tidak pulang setelah pemadaman dan memilih menginap,” ujar Yuspik.(*)

Penulis: T. Muhammad Fadhli
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help