Indragiri Hilir

Tim Gabungan Terus Menyisir Lokasi Karlahut di Kecamatan Kempas

BPBD Inhil bersama tim gabungan TNI dan Polri terus menyisir lahan Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) di Dusun Bahagia Pulau Tiga

Tim Gabungan Terus Menyisir Lokasi Karlahut di Kecamatan Kempas
Istimewa
BPBD Inhil bersama tim gabungan TNI dan Polri terus menyisir lahan Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) di Dusun Bahagia Pulau Tiga, Desa Pekan Tua, Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Selasa (2/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribuntembilahan.com : T. Muhammad Fadhli.

TRIBUNTEMBILAHAN.COM, TEMBILAHAN - BPBD Inhil bersama tim gabungan TNI dan Polri terus menyisir lahan Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) di Dusun Bahagia Pulau Tiga, Desa Pekan Tua, Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Selasa (2/9/2018).

Selain untuk memadamkan api, penyisiran dilakukan untuk mencegah api agar tidak masuk ke lahan masyarakat.

“Kami juga menyisir dalam artian jangan sampai api untuk masuk ke lahan pemukiman ini. Alhamdulillah kita sudah sekat dan ada 4 sekat biar tidak merembet ke lahan masyarakat,” ujar Kepala BPBD Inhil, Yuspik, SH kepada Tribuntembilahan.com disela pemadaman api.

Baca: Ramalan Zodiak 3 Oktober 2018, Leo Rentan Bad Mood, Aries & Cancer Siap-siap Dapat Kejutan

Pada proses pemadaman Karhutla kali ini, Kapolres Inhil AKBP Christian Roni, S.IK, MH turun langsung memadamkan api di lokasi Karhutla, dalam 5 hari terakhir Kapolres Inhil dan personil diketahui memang terus memantau perkembangan Karhutla dengan terjun langsung ke lokasi.

Kapolres Inhil hadir Didampingi Kabag Ren Polres Inhil Kompol Sangkut Suryadiningrat, Kasat Lantas Polres Inhil AKP Anandhita Rizal, Kapolsek Kempas AKP Oka. M.S serta personil Polres Inhil dan Polsek Kempas lainnya.

Baca: Siti Badriah Buka-bukaan Soal Bayaran Honor Manggungnya Sekarang

“Saya terima kasih kepada BPBD Inhil, pak yuspik dan anggota, kemudian TNI dalam memadamkan tiada henti – hentinya, berjibaku terus,” ujar Kapolres Inhil usai terjun langsung memadamkan api.

Mengenai kondisi di lapangan saat ini, Menurut Kapolres, tim gabungan sudah melakukan pendinginan terhadap lahan yang terbakar, dan masih butuh proses agar semua api bisa padam.

Berdasarkan pantauan Tribun Pekanbaru di lapangan, proses pemadaman Karhutla oleh tim gabungan sempat diwarnai turunnya hujan sekitar Pukul 15.00 WIB, namun tim gabungan tetap berjibaku memadamkan api dan melakukan proses pendinginan terhadap lahan gambut yang terbakar.

Kondisi angin yang kuat serta keterbatasan air dan alat pemadam kebakaran menjadi kendala pemadaman Karhutla.

Baca: Ramai #RaisaMeetSutopo di Twitter, Ternyata Inilah Awal Mula Munculnya Tagar Tersebut

Untuk mendapatkan air, petugas BPBD memanfaatkan mesin pompa dan selang yang di aliri air bersumber dari kanal – kanal di sekitar lokasi yang bisa dibilang cukup jauh dari lokasi Karhutla.

Selain itu, lokasi kebakaran jauh dari pemukiman penduduk dan Polsek kempas maupun posko karlahut terpadu di Desa Pekan Tua yang berjarak sekitar 30 km.

Untuk mengakses lokasi Karhutla juga lumayan sulit, karena harus menyeberang sungai dari posko PT. SRL Desa Pekan Tua Jalan lintas Tembilahan – Rengat, setelah menyeberang sebagian bisa dilalui oleh kendaraan Roda dua dan dilanjutkan berjalan kaki sekitar 7 km dari titik kumpul terakhir. (*)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved