Di Korea Selatan Operasi Plastik Dianggap Hal Biasa, Berikut Alasannya

Bedah plastik memang dianggap 'biasa' dan selama ini sudah diintegrasikan ke dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Korea Selatan

Di Korea Selatan Operasi Plastik Dianggap Hal Biasa, Berikut Alasannya
.

TRIBUNPEKANBARU.COM - Bedah plastik memang dianggap 'biasa' dan selama ini sudah diintegrasikan ke dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Korea Selatan (Korsel).

Ada begitu banyak iklan yang dipasang di beragam tempat, mulai dari stasiun kereta bawah tanah, bus, hingga banyak jalan di negara itu.

Umumnya, para orangtua di Korsel memberikan hadiah berupa 'bedah atau operasi plastik' kepada anak-anak mereka setelah berhasil menyelesaikan ujian masuk perguruan tinggi nasional.

Bahkan ada pula yang menyebut operasi plastik sebagai hal yang wajib dilakukan jika usia anak itu memasuki tahapan dewasa.

Beberapa pencari kerja juga ada yang rela melakukan bedah plastik terlebih dahulu, sebelum mereka menemui para petinggi perusahaan.

Hal itu dilakukan hanya untuk meningkatkan peluang mereka dalam memperoleh pekerjaan.

Baca: Pelamar CPNS 2018 Pertanyakan Unggah Dokumen Ganda, Ini Penjelasan BKN

Baca: Inilah 9 Youtubers Asing yang Promosikan Dunia Hiburan di Korea Selatan, Yuk Intip Video Mereka!

Hingga akhirnya muncul program televisi seperti 'Let Me In' yang memanfaatkan rasa sakit dan kecemasan itu untuk diubah secara 'ajaib' menjadi kepuasan dan kecantikan yang akan mengubah seluruh hidup para pesertanya, melalui operasi plastik.

Untuk beberapa orang di negara itu yang selalu merasa mendapatkan bully karena penampilan fisik mereka yang buruk, mereka bisa menggunakan cara satu ini untuk mengubah nasib.

Dikutip dari laman Koreaexpose.com, Kamis (4/10/2018), Korsel memiliki pasar operasi plastik yang sangat besar, media asing seperti The Washington Post dan New Yorker telah menulis berita yang terkait dengan popularitas operasi plastik di negara itu.

Dalam artikel tersebut, dilaporkan sebanyak 20 persen wanita telah menjalani beberapa tahapan bedah kecantikan.

Seperti yang disampaikan International Society of Aesthetic Plastic Surgeons.

Halaman
123
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved