Ustadz Abdul Somad

Ini Sangkaan Pasal dan Ancaman Hukuman Buat Jony Boyok, Tersangka Dugaan Penghinaan UAS

Tersangka dugaan ujaran kebencian kepada UAS, Jony Boyok diancam dengan sangkaan UU ITE.

Ini Sangkaan Pasal dan Ancaman Hukuman Buat Jony Boyok, Tersangka Dugaan Penghinaan UAS
internet
Ilustrasi - Pemilik Akun Jony Boyok dan Ustaz Abdul Somad 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Ilham Yafiz

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Tersangka dugaan ujaran kebencian kepada Ustadz Abdul Somad (UAS), Jony Boyok diancam dengan sangkaan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Warga Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru ini telah ditetapkan sebagai tersangka, Senin (8/10/2018) usai penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau melakukan gelar perkara.

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto menerangkan jika Jony Boyok disangkakan Pasal 27 ayat (3) Jo Pasal 45 ayat (3) UU ITE.

Baca: Rupiah Melemah Lagi ke Rp 15.232 per dollar AS. Diprediksi Terus Bergerak ke Rp 15.250 per dollar AS

Pasal itu berbunyi, "Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.”

"Ancaman hukumannya Pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 750.000.00,00," sebutnya.

Terhadap Jony Boyok, penyidik tidak melakukan upaya penahanan. Yang bersangkutan tidak ditahan karena ancaman hukuman dalam perkara ini di bawah lima tahun.

"Tidak dilakukan penahanan tersangka, karena ancaman hukumannya di bawah 5 tahun," jelas Sunarto.

Baca: Drama Korea Where Stars Land Episode 5-6 Malam Ini, 3 Hal Menarik Episode Terbaru yang Akan Tayang

Sebelum penetapan tersangka, penyidik terlebih dulu telah melakukan proses penyelidikan.

Dalam proses ini, sejumlah saksi telah dimintai keterangannya, termasuk saksi korban, UAS.

Selain para pihak, penyelidik juga telah memintai keterangan saksi ahli, dalam hal ini ahli bahasa, ahli dari Kemenkominfo dan ahli pidana.

Tersangka Jony Boyok sendiri mengunggah status bernada kasar di akun media sosial Facebook miliknya. Ia menulis kalimat yang tidak pantas dan tidak sopan ditujukan kepada UAS.

Baca: 9 Komunitas Gay Terpantau di Dumai, Satu Grup Facebook Beranggotakan hingga 98 Orang

Ia pun ramai mendapat protes warga di kolom komentar Facebook nya.

Jony Boyok dijemput oleh Front Pembela Islam (FPI) Pekanbaru dan sejumlah masyarakat di rumah nya. Ia lantas dibawa ke Mapolda Riau. (*)

Penulis: Ilham Yafiz
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved