Pelalawan

Polemik 81 Kepsek Dijabat Plt Belum Tuntas, Begini Alasan Disdik Pelalawan

Polemik mengenai 81 Kepsek yang dijabat oleh Pelaksana tugas (Plt) belum tuntas hingga Bulan Oktober ini.

Polemik 81 Kepsek Dijabat Plt Belum Tuntas, Begini Alasan Disdik Pelalawan
Kadisdik Pelalawan Syafruddin
Kadisdik Pelalawan Syafruddin 

Laporan wartawan tribunpelalawan.com, Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Polemik mengenai 81 Kepala Sekolah (Kepsek) yang dijabat oleh Pelaksana tugas (Plt) belum tuntas hingga Bulan Oktober ini. Padahal persoalan ini sudah dua bulan bergulir.

Menurut Kepala Disdik Pelalawan, Syafruddin, 81 Kepsek terdiri dari 63 Kepsek Sekolah Dasar (SD) dan 18 Kepsek Sekolah Menengah Pertama (SMP). Proses pendefenitifan sedang dilakukan di Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan Daerah (BKP2D) Pelalawan. Namun banyak kendala yang ditemui dalam tahap ini.

"Masih banyak kepsek yang jadi Plt tidak sesuai dengan persyaratan. Terpaksa harus mencari penggantinya," ungkap Kepala Disdik Pelalawan, Syafruddin, kepada tribunpelalawan.com, Selasa (9/10/2018).

Baca: Bupati Harris Tegaskan Honorer Pemda Pelalawan yang Mencaleg Pasti Diberhentikan

Persyaratan yang terganjal, lanjut Syafruddin, terkait kepangkatan yang dimiliki pelaksana tugas kepsek belum memenuhi standar jadi kepsek defenitif. Selain itu dari 81 orang itu, masih banyak yang belum memiliki sertifikat Calon Kepala Sekolah (Cakepsek). Sertifikat itu didapatkan melalui pelatihan dan pendidikan Cakepsek yang sebelumnya sudah digelar Disdik.

Alhasil, Kepsek defenitif yang akan diangkat belum tentu Kepsek yang saat ini jadi Plt. Khususnya sekolah-sekolah yang ada di wilayah pesisir dan daerah yang terpencil. Hasilnya akan ketahuan setelah sonkronisasi dan veryfikasi berkas pada Cakepsek.

"Belum jaminan bagi Plt sekarang menjadi Kepsek defenitif. Jika tak memenuhi syarat otomatis gugur dan bisa-bisa dikembalikan jadi guru biasa," tandasnya.

Baca: Gempa 5,2 SR Guncang Palu Subuh Tadi, Pengungsi Langsung Berhamburan

Saat proses pemberkasan mulai rampung, Disdik kembali menenui persoalan serius. Para cakepsek yang memenuhi prosedur dan persyaratan kebanyakan perempuan. Kebanyakan Cakepsek wanita ini tidak bersedia ditempatkan di ekolah terpencil maupun daerah pesisir.

"Kita usahakan bulan ini semuanya tuntas dan permasalah Ptl kepsek ini selesai," tandasnya.‎ (*)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help