Siak

Puluhan Baterai PJU di Tualang Disikat Maling

Puluhan unit batrai PJU di jalan raya Tualang, kecamatan Tualang, kabupaten Siak lesap disikat maling.

Puluhan Baterai PJU di Tualang Disikat Maling
Resta Gempita/Twitter
Ilustrasi 

Laporan wartawan Tribunsiak.com, Mayonal Putra

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Puluhan unit batrai Penerangan Jalan Umum (PJU) di jalan raya Tualang, kecamatan Tualang, kabupaten Siak lesap disikat maling.

Kampung terpadat di kabupaten Siak itu kini gelap-gulita pada malam hari.

Peristiwa kehilangan itu terus terjadi hingga belakangan ini. Sehingga PJU yang tersisa utuh dengan batrainya hanya tinggal sekitar 10 unit lagi.

"Jalan yang gelap hari-hari belakangan ini memicu terjadinya aksi kriminal," kata Penghulu Kampung Tualang, Jufrianto kepada Tribunsiak.com, Selasa (9/10/2018).

Baca: Murid SD Ini Selalu Bawa Adeknya ke Sekolah, Ternyata Ini yang Terjadi, Kisahnya Mengharukan

Pada malam hari, banyak pasangan muda-mudi yang nongkrong di tepi jalan. Akibatnya ada pula kelompok-kelompok yang melakukan pemerasan hingga aksi begal. Apalagi jalan jalur 2 yang ada di kampung itu merupakan akses utama warga, siang malam.

"Harga batrai PJU itu paling tinggi hanya Rp 3 sampai 4 jutaan. Karena jumlahnya banyak jadi menggiurkan bagi maling," kata dia.

Baca: VIDEO: Live Streaming Persib Bandung vs Madura United Liga 1 2018 Pukul 18.30 WIB 

Batrai PJU tersebut berada sekitar 3 meter dari permukaan tanah. Posisinya di sekitar 1 meter di bawah posisi kampu di setiap tiang PJU. Kondisi batrai digembok dan dikerangkeng. Namun, maling tetap berhasil menyikatnya.

"Kami kira ini maling sudah lihai dan punya perlatan. Tidak mungkin maling manjat tiang tanpa tangga dan peralatan yang lengkap," kata dia.

Pihaknya sudah melaporkan kejadian itu ke Polres Siak. Namun belum ada perkembangannya hingga sekarang. Dua bulan lalu, Jufrianto sudah pula melayangkan surat kepada Bidang Pertambangan dan Energi Dinas Transmigrasi danTenaga Kerja (Distransnaker) Siak.

"Kami meminta Distransnaker memasang kembali batrai yang baru hingga lampu bisa hidup kembali," kata dia.

Baca: Pendaftaran CPNS 2018 Jalur K2 di Inhu Bermasalah, BKP2D Inhu Datangi Kemenpan RB

Kalau tidak, pihaknya meminta agar PJU di Tualang dialihkan ke listrik PLN. Sedikitnya untuk 44 PJU di jalan raya kampung itu.

"Kemarin itukan PJU pakai biosolar. Supaya aman kita minta saja pakai listrik PLN. Karena PJU sudah dibayar degan PPJ setiap kita membeli voucher listrik," kata dia. (*)

Penulis: Mayonal Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved