Tekno

Setengah Juta Data Pribadi Pengguna Terpapar, Google Segera Tutup Google+

manajemen internal sudah membuat keputusan yang bulat, yakni menutup Google+ untuk selama-lamanya

Setengah Juta Data Pribadi Pengguna Terpapar, Google Segera Tutup Google+
golden frog
Google+ 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Raksasa internet dunia, Google, Senin (8/10/2018) mengumumkan akan menutup Google+. Aplikasi media sosial yang dirancang Google pada 2011 lalu untuk bersaing dengan Facebook dijadwalkan tutup total pada Agustus 2019 nanti.

Menurut seorang gadget enthusiast, Lucky Sebastian, alasan Google mempensiunkan Google+, selain penggunanya tidak terlalu aktif, ada bug yang menyebabkan kebocoran profil data pengguna di sana, yang diperkirakan terjadi pada 500 ribu lebih akun.

Baca: RAM 8 GB Memori Internal 128 GB, Realme 2 Pro Dibanderol Hanya Rp 3,7 Juta

Dikutip lebih rinci oleh KompasTekno, bahwa Celah keamanan (bug) di media sosial Google+ mengekspos 500.000 data pribadi pengguna.

Data itu mencakup nama, alamat e-mail, pekerjaan, jenis kelamin, umur, dan data-data lain yang dimasukkan pengguna saat mendaftar.

Insiden keamanan ini sudah terjadi selama tiga tahun, dari 2015 hingga Maret 2018.

Namun, Google baru mengumumkannya ke khalayak pada Senin (8/10/2018) waktu setempat melalui blog resminya.

Baca: Besok Dijual Resmi, Hape RAM 8 GB dan Memori 128 GB Ini Dibanderol Hanya Rp 3 Jutaan

Walau celah keamanan itu telah berhasil ditambal, Google memutuskan untuk menghentikan layanan jejaring sosialnya itu.

Ada alasan Google tutup mulut selama berbulan-bulan pasca-memperbaiki celah keamanannya.

Menurut sumber dalam, Google tak ingin mengundang pengawasan ketat dari regulator.

Selain itu, Google juga ingin mengumumkan insiden ini jika manajemen internal sudah membuat keputusan yang bulat, yakni menutup Google+ untuk selama-lamanya.

Halaman
12
Penulis: CandraDani
Editor: CandraDani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help