Pekanbaru

BREAKING NEWS : Pekanbaru KLB Difteri, 1 Anak Meninggal Dunia 

Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) Difteri di Pekanbaru.

BREAKING NEWS : Pekanbaru KLB Difteri, 1 Anak Meninggal Dunia 
klikdokter.com
Ilustrasi Difteri 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) Difteri di Pekanbaru.

Status KLB ini ditetapkan menyusul ditemukan korban meninggal dunia akibat terserang penyakit Difteri.

Belakangan terungkap anak yang meninggal dunia akibat difteri tersebut adalah warga yang tinggal di kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tampan.

Korban berjenis kelamin laki-laki dan berusia sekitar 6 tahun.

Ilustrasi Difteri
Ilustrasi Difteri (serambinews.com)

Baca: Masih Banyak Warga yang Enggan Ikuti Imunisasi Vaksin MR, Diskes Diminta Desak Masyarakat

Baca: Wabah Difteri Merebak, Kenali dari Gejala hingga Pencegahannya

Baca: VIDEO: 90 Siswi dan Santri Tumbang Usai Disuntik Vaksi Difteri, Beberapa Dilarikan ke Rumah Sakit

Sebelum meninggal dunia, korban sempat mendapatkan perawatan secara intensif di RSUD Arifin Ahmad. 

"Kita dapat laporan ada pasien Difteri yang sebelumnya sempat dirawat di RSUD Arifin Ahmad. Kemudian kami mendapatkan kabar lagi pasien ini meninggal dunia pada hari sabtu tanggal 6 oktober kemarin," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldi, di Kantor Dinas Kesehatan, Jalan Melur, Selasa (9/10/2018).

Pasca ditemukannya korban jiwa akibat penyakit Difteri tersebut, pihaknya langsung menetapkan status KLB Difteri di Pekanbaru.

"Sesuai protap apabila ada kasus dan meninggal dunia, maka itu sudah masuk dalam status KLB," ujarnya.

Difteri adalah infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium.

Gejalanya berupa sakit tenggorokan, demam, dan terbentuknya lapisan di amandel dan tenggorokan.

"Difteri rentan menyerang anak-anak yang tidak pernah diberikan imunisasi. Ada juga anak yang sudah mendapatkan imunisasi tapi tidak lengkap," katanya. (*)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Afrizal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved