Pekanbaru

Kadiskop UMKM Mengundurkan Diri, Sekretarisnya Tersangkut Masalah Hukum, Ini Kata Walikota Pekanbaru

Saat disinggung terkait posisi jabatan kepala Diskop yang kosong pasca ditinggalkan oleh Haris, Firdaus mengaku akan segera menunjuk pergantinya.

Kadiskop UMKM Mengundurkan Diri, Sekretarisnya Tersangkut Masalah Hukum, Ini Kata Walikota Pekanbaru
tribunpekanbru/syaiful
Kepala Diskop UMKM Kota Pekanbaru, Azharisman Rozie saat menjadi pemateri dalam kegiatan seminar usaha mikro kecil dan menengah di Kampus UIR, Kamis (13/9/2018). 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Walikota Pekanbaru, Firdaus MT membenarkan adanya kepala dinas yang mengajukan pengunduran diri. Firdaus pun mensupport keputusan tersebut dan menyarankan yang bersangkutan pindah ke kementerian.

"Sebagai seorang pegawai negeri, pengembangan diri itu sesuatu hal yang bagus. Saya mensupport. Bahkan saya sempat sampaikan tadi kalau bisa, pindah ke kementerian, jangan ke Pemprov. Beliau kan sudah bergelar doktor, linknya ke pusat juga kan bagus," katanya, Rabu (10/10/2018).

Sementara saat disinggung terkait posisi jabatan kepala Diskop yang kosong pasca ditinggalkan oleh Haris, Firdaus mengaku akan segera menunjuk pergantinya.

Baca: Polda Riau Agendakan Pemeriksaan Jony Boyok Kasus Penghinaan Terhadap Ustaz Abdul Somad

Baca: 150 Rumah Terendam Banjir, Sebanyak 128 KK di Rumbai Harus Dievakuasi

Namun untuk sementara ini akan ditunjuk Pelaksana Tugasnya (Plt). Sebab untuk jabatan eselon II harus diisi melalui proses asesmen dan harus mendapatkan rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

"Iya, nanti kita akan melakukan asasment untuk mencari pejabat yang akan didefinitifkan disana (Diskop UMKM," ujarnya.

Pihaknya terpaksa harus segera mencari pejabat yang siap untuk menjadi Plt di Diskop UMKM.

Pasalnya saat ini sekretaris Diskop UMKM yang seharusnya bisa dijadikan Plt, ternyata tersangkut masalah hukum.

Sekretaris Diskop UMKM saat ini sedang menjalani proses hukum di Pelalawan atas dugaan penipuan jual beli tanah.

Baca: Kendaraan yang Terjaring Razia Pajak bisa Urus di Samsat atau Bappeda Riau

Baca: Jamaah Membludak di Pangkalan Kerinci, Ini Pesan Penting Ustad Abdul Somad dalam Ceramahnya

"Tapi kita akan segara menunjuk Plt nya. Bisa saja nantinya dari para Asisten atau Kepala OPD. Karena sekretarisnya kan bermasalah. Bisa saja nanti kita nonaktifkan dan kita ganti dengan yang baru, karena untuk esselon III kan tak perlu asesmen," pungkasnya.

Halaman
123
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: CandraDani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved