Berita Riau

Kapal Kemanusiaan Antarkan 1.000 Ton Bantuan untuk Palu dan Donggala

Aksi Cepat Tanggap (ACT) Riau hingga saat ini masih terus melakukan penggalangan dana, bencana gempa dan tsunami di Palu, Donggala.

Kapal Kemanusiaan Antarkan 1.000 Ton Bantuan untuk Palu dan Donggala
Istimewa
Aksi Cepat Tanggap (ACT) Riau hingga saat ini masih terus melakukan penggalangan dana, bencana gempa dan tsunami di Palu, Donggala, Sigi, dan wilayah terdampak lainnya di Sulawesi Tengah (Sulteng). Tampak kapal kemanusiaan bersiap mengangkut 1000 ton bantuan untuk korban gempa tsunami di Palu dan Donggala. 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Alexander

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Aksi Cepat Tanggap (ACT) Riau hingga saat ini masih terus melakukan penggalangan dana, bencana gempa dan tsunami di Palu, Donggala, Sigi, dan wilayah terdampak lainnya di Sulawesi Tengah (Sulteng).

Markom ACT Riau, Wahyu mengatakan, pihaknya juga akan turun langsung nantinya, berkemungkinan pada akhir Oktober 2018 ini bersama rombongan.

"Hingga saat ini kami masih terus melakukan penggalangan dana untuk bantuan bencana gempa dan tsunami di Palu, Donggala, dan Sigi," kata Wahyu kepada Tribun, Rabu (10/10).

Baca: BREAKING NEWS : Pekanbaru KLB Difteri, 1 Anak Meninggal Dunia 

Sementara itu, pangan, medis, dan logistik kian mendesak dibutuhkan oleh penyintas gempa dan tsunami di Palu, Donggala, Sigi, dan wilayah terdampak lainnya di Sulawesi Tengah (Sulteng).

Merespons kondisi tersebut, Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memberangkatkan Kapal Kemanusiaan untuk Palu dan Donggala pada Senin (8/10) lalu dari Durabaya.

Pemberangkatan Kapal Kemanusiaan ini menjadi ikhtiar serius penanganan kedaruratan, setelah lebih dari sepekan bencana tersebut melumpuhkan ibu kota Sulteng dan sekitarnya.

Kapal Kemanusiaan (KK) untuk Palu dan Donggala berangkat membawa 1.000 ton logistik dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya menuju Pelabuhan Taipa, Palu.

Kapal dilepas secara resmi oleh Senior Vice President ACT sekaligus Presiden Global Wakaf N. Imam Akbari dan Rudi Hanafiah selaku General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Surabaya.

Baca: Diberi Gambar oleh Anak SD,Ingatkan Ustaz Abdul Somad Pada Pesan dari Sosok Ini, Maknanya Dalam

Dalam sambutannya N. Imam Akbari mengatakan betapa besarnya dampak bencana di Palu dan Donggala. Hampir semua sendi kehidupan di Palu lumpuh, terlihat dari krisis yang melingkupi wilayah tersebut selama sepekan terakhir. Tidak hanya korban jiwa dan luka, gempa dan tsunami juga menghancurkan infrastruktur serta membuat pangan, air bersih, dan logistik menjadi langka. Bahkan krisis juga terjadi di daerah lain, seperti Parigi Moutong dan Sigi.

Halaman
123
Penulis: Alex
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved