Pekanbaru

Kejati Tetapkan Lima Orang Tersangka Pembangunan Drainase

Penyidik Pidsus Kejari Pekanbaru menetapkan lima orang tersangka dalam kasus dugaan Tipikor pembangunan Drainase Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru.

Kejati Tetapkan Lima Orang Tersangka Pembangunan Drainase
Ilustrasi - Drainase 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Ilham Yafiz

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru menetapkan lima orang tersangka dalam kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pembangunan Drainase jalan Soekarno Hatta Pekanbaru, tepatnya drainase paket A yang berada di jalan tersebut mulai dari simpang empat Mal SKA hingga simpang jalan Riau.

Baca: Pasien Difteri yang Meninggal Dunia di Pekanbaru Masih Berusia 6 Tahun 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pekanbaru, Suripto Irianto menjelaskan penetapan tersangka itu dilakukan setelah penyidik melakukan gelar perkara, Selasa (9/10/2018) kemarin.

"Kami dengan tim penyidik kejaksaan negeri pekanbaru sudah melakukan ekspose gelar perkara drainase. Tim dalam hasil ekspose tadi sudah membahas ada lima orang bisa dikenakan tanggung jawab atas pidana korupsi.
SJ sebagai pelaksana pekerjaan, ICS selaku PPK, IS Konsultan Pengawas, WS selaku Pokja, dan RAP selaku PPTK," ungkapnya kepada Tribun, Rabu (10/10/2018).

Baca: Kenali Ciri-ciri Difteri, Bisa Menular Lewat Percikan Ludah Saat Penderita Bersin

Pembangunan Drainase ini dilakukan pada tahun 2016 lalu oleh PT. Sabar Jaya Karyatama. Alokasi anggaran berada di Dinas Ciptakarya Tataruang dan Sumber Daya Air Provinsi Riau.

"Kasusnya posisinya tahun 2016 di dinas Ciptada Sumberdaya air Riau. Nilai kontrak Rp 11.450.609.000,00 yang dilaksanakan oleh PT.Sabar Jaya Karyatama. Rekanan sudah menerima pembayara 100 persen tapi pekerjaan terdapat tidak sesuai dengan kontrak yang menyebabkan kerugian negara," lanjut Kajari.

Total kerugian negara dalam perkara ini berdasarkan hasil perhitungan kerugian negara (PKN) oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI perwakilan Riau mencapai lebih dari Rp 2.5 Miliar. (*)

Penulis: Ilham Yafiz
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved