Berita Riau

Polda Riau Agendakan Pemeriksaan Jony Boyok Kasus Penghinaan Terhadap Ustaz Abdul Somad

Penyidik Polda Riau lanjutkan proses penyidikan dugaan penghinaan melalui media sosial Facebook terhadap Ustad Abdul Somad (UAS).

Polda Riau Agendakan Pemeriksaan Jony Boyok Kasus Penghinaan Terhadap Ustaz Abdul Somad
internet
Ilustrasi - Pemilik Akun Jony Boyok dan Ustaz Abdul Somad 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Ilham Yafiz

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (DitresKrimsus) Polda Riau melanjutkan proses penyidikan dugaan penghinaan melalui media sosial Facebook terhadap Ustad Abdul Somad (UAS).

Pasca penetapan Jony Boyok sebagai tersangka dalam kasus ini, penyidik terus melanjutkan proses hukum. Pekan ini penyidik menjadwalkan pemanggilan terhadap Jony Boyok untuk diperiksa sebagai tersangka.

''Pekan ini JB akan kita panggil sebagai tersangka,'' ungkap Kasubdit II DitresKrimsus Polda Roau, Jhon Ginting.

Baca: Jangan Terlalu Berharap, 6 Zodiak ini Dikenal Lebih Pilih Karir Daripada Cinta, Zodiak Kamu Ada?

Baca: Sudah bisa Didapatkan Secara Online, Tiket Closing Ceremony Asian Para Games, Ini Harganya

Pemanggilan itu rencananya dijadwalkan Kamis atau Jumat pekan ini. Untuk dimintai keterangannya sebagai tersangka.

''Pemanggilannya minggu ini, kalau gak hari Kamis atau Jumat lah,'' lanjutnya.

Penetapan JB sebagai tersangka dilakukan usai penyidik melakukan gelar perkara dalam kasus tersebut. Jony Boyok dalam perkara ini disangkakan Pasal 27 ayat (3) Jo Pasal 45 ayat (3) tentang Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Baca: Lima Kecelakaan Kapal yang Mematikan di Dunia, Kisah yang Melegenda Kecelakaan Kapal Titanic

Baca: 150 Rumah Terendam Banjir, Sebanyak 128 KK di Rumbai Harus Dievakuasi

Ancaman hukuman atas pasal itu, penjara paling lama 4 tahun dan atau denda paling banyak Rp 750.000.00. Karena ancaman hukumannya di bawah lima tahun, maka terhadap Jony Boyok tidak dilakukan penahanan.

Sebelumnya, Jony Boyok memposting status penghinaan terhadap UAS di akun Facebook miliknya. Atas postingan itu ia pun dijemput oleh FPI Pekanbaru dan perwakilan masyarakat. Ia diserahkan ke Polda Riau untuk diproses hukum. (*)

Penulis: Ilham Yafiz
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved