Pekanbaru

VIDEO: Dinkes Tetapkan Status KLB Difteri di Pekanbaru, Satu Anak Meninggal Dunia

"Difteri rentan menyerang anak-anak yang tidak pernah diberikan imunisasi. Ada juga anak yang sudah mendapatkan imunisasi tapi

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Seorang anak berusia 6  tahun di Pekanbaru meninggal dunia usa terserang penyakit difteri.

Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) Difteri di Pekanbaru.

Status KLB ini ditetapkan menyusul ditemukan korban meninggal dunia akibat terserang penyakit Difteri.

Baca: Pasien Difteri yang Meninggal Dunia di Pekanbaru Masih Berusia 6 Tahun 

Belakangan terungkap anak yang meninggal dunia akibat difteri tersebut adalah warga yang tinggal di kelurahan Sialang Munggu, Kecamatan Tampan.

Korban berjenis kelamin laki-laki dan berusia sekitar 6 tahun.

Sebelum meninggal dunia, korban sempat mendapatkan perawatan secara intensif di RSUD Arifin Ahmad. 

Baca: Kenali Ciri-ciri Difteri, Bisa Menular Lewat Percikan Ludah Saat Penderita Bersin

"Kita dapat laporan ada pasien Difteri yang sebelumnya sempat dirawat di RSUD Arifin Ahmad. Kemudian kami mendapatkan kabar lagi pasien ini meninggal dunia pada hari sabtu tanggal 6 oktober kemarin," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldi, di Kantor Dinas Kesehatan, Jalan Melur, Selasa (9/10/2018).

Pasca ditemukannya korban jiwa akibat penyakit Difteri tersebut, pihaknya langsung menetapkan status KLB Difteri di Pekanbaru.

"Sesuai protap apabila ada kasus dan meninggal dunia, maka itu sudah masuk dalam status KLB," ujarnya.

Halaman
12
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help