Pekanbaru

Disperindag Minta Digesa, PT MPP Optimis Bisa Capai Target Pembangunan Pasar Sukaramai

Disperindag Pekanbaru meminta kepada pengelola Pasar Sukaramai yakni PT MPP untuk menggesa progres pembangunan Pasar Sukaramai

Disperindag Minta Digesa, PT MPP Optimis Bisa Capai Target Pembangunan Pasar Sukaramai
Tribun Pekanbaru/Syaiful Misgiono
Proses renovasi pembangunan Plaza Sukaramai di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru terus digesa. Bahkan saat ini untuk proses pembangunan struktur dan arsiteknya sudah mencapai 65 persen. 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pekanbaru meminta kepada pengelola Pasar Sukaramai yakni PT Makmur Papan Permata (MPP) untuk menggesa progres pembangunan Pasar Sukaramai.

Pascamusibah kebakaran Desember 2015 lalu, hingga saat ini progres pembangunann pasar yang dikenal dengan sebutan Pasar Sukaramai atau Plaza Sukaramai ini masih belum tuntas.

"Kita minta April target pembangunannya sudah selesai sehingga bulan Mei itu sudah bisa difungsikan," kata Kepala Disperindag Kota Pekanbaru, Ingot Ahmas Hutasuhut pada Kamis (11/10/2018).

Baca: Terkait Eka Octaviyani, Terduga Pelaku Pencemaran Nama Baik UIR, Polisi Sudah Periksa 5 Saksi

Baca: Video Relawan Asing Diusir dari Palu jadi Sorotan Dunia, Mereka Tak Dibutuhkan di Indonesia

Lebih lanjut Ingot mengungkapkan, dari hasil rapat terkahir pihaknya dengan pengelola Plaza Sukaramai, disebutkan bahwa progres pembangunan terus berjalan, sehingga target selesai dibangun pada tahun depan bisa dicapai.

"Pertemuan yang kami lakukan bersama pihak pengelola Plaza Sukaramai ini sifatnya rutin sebagai evaluasi berkala," ujarnya.

Ingot menegaskan, target pembangunan tersebut harus benar-benar bisa kejar, sebab pihaknya berharap pada Ramadan tahun 2019 mendatang masyarakat Riau khususnya Pekanbaru sudah dapat berbelanja disana.

Sebab Pasar Sukaramai selama ini memang sudah diterkenal sebagai pusat penjualan textile.

Tidak hanya di Pekanbaru dan Riau saja, namun juga negara tetangga seperti Malaysia.

"Meksipun belum optimal, tapi setidaknya sudah bisa digunakan. Untuk itu kami akan terus mengawal pembangunan dan terus melakukan evaluasi, pasalnya kemarin sempat terjadi perlambatan karena ada proses gugatan di pengadilan dan kendala-kendala lainnya," ujarnya.

Baca: Urus Sertifikat Tanah PRONA di Tujuh Desa, Pegawai BPN Inhu Ditangkap Jaksa

Baca: Jadwal Pertandingan Badminton 16 Wakil Indonesia Babak Pertama di Denmark Open 2018 

Halaman
1234
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved