Dumai

Dumai Rawan Jalan Masuk Penyelundupan, Ini Penyebabnya

Kota Dumai rawan menjadi jalan keluar dan masuk penyelundupan barang ilegal, karena memiliki garis pantai yang panjang

Dumai Rawan Jalan Masuk Penyelundupan, Ini Penyebabnya
Tribun Pekanbaru/Fernando
Sejumlah awak kapal pengangkut ball pakaian bekas ilegal memindahkan ball pakaian belas di Dermaga TNI AL Bangsal Aceh, Kota Dumai, Jum'at (25/5/2018). Tim Patroli Lanal Dumai gagal penyelundupan ratusan ball pakaian bekas. Tribun Pekanbaru/Fernando Sikumbang 

Laporan Wartawan Tribundumai.com, Fernando Sikumbang

TRIBUNDUMAI.COM, DUMAI - Kota Dumai rawan menjadi jalan keluar dan masuk penyelundupan barang ilegal, karena memiliki garis pantai yang panjang.

Tiga bulan ini, ada barang ilegal bernilai Rp 1,8 Miliar yang masuk di perairan Dumai dan sekitarnya secara ilegal atau dengan disleundupkan.

Ada saja aksi penyelundupan di Perairan Dumai dan sekitarnya.

Baca: Miliki 8 Paket Sabu, Warga Kampung Dalam Diamankan Polisi

Baca: Miris Lihat Kasus Kekerasan Perempuan, Roem Diani Dewi Bentuk LPA Kota Pekanbaru 

Aksi ini tidak hanya merugikan negara, tapi juga membahayakan kesehatan masyarakat.

Luasnya garis pantai jadi satu kendala mencegah aksi penyelundupan melalui Perairan Dumai.

Aksi penyelundupan pun masih marak terjadi dalam rentang tiga bulan ini.

"Upaya pengawasan terkendala garis pantai yang luas. Kami pun lakukan patroli sesuai kemampuan yang ada," ujar Kepala KPP Bea Cukai Dumai, Fuad Fauzi kepada Tribun, Kamis (11/10/2018).

Menurutnya, pihak Tim KPP Bea Cukai Dumai tidak hanya melakukan patroli.

Mereka juga memantau barang ilegal yang beredae di pasaran.

Halaman
12
Penulis: Fernando
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help