Pariaman

Gudang Batu Bata Tertimbun Longsor, Tiga Orang Kakak Beradik di Padang Pariaman Meninggal

Ketiga korban yang masih belia itu, bernama Nando (9), Restu (5) dan Raka (5 bulan). Ketiganya tengah tertidur saat longsor terjadi

Gudang Batu Bata Tertimbun Longsor, Tiga Orang Kakak Beradik di Padang Pariaman Meninggal
ISTIMEWA
Gudang Batu Bata Tertimbun Longsor, Tiga Orang Kakak Beradik di Padang pariaman Meninggal 

Laporan kontributor tribunpadang.com Riki Suardi dari Padang

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Tiga orang warga Padang Pariaman, Provinsi Sumbar meninggal dunia tertimbun reruntuhan longsor saat ketiganya, tengah tidur di gudang batu bata di Korong Padang Toboh, Nagari Parit Malintang Kecamatan Enam Lingkung, Padang Pariaman.

Ketiga korban yang masih belia itu, bernama Nando (9), Restu (5) dan Raka (5 bulan).

Ketiganya merupakan adik kakak anak dari pasangan Wisnu (42) dan Rat (33) yang tinggal di Sei Putiah Koto Bangko, Kecamatan Sungai Geringging, Padang Pariaman.

Operator Pusdalops BPBD Padang Pariaman, Andri Liska Putra mengatakan, ketiga korban tertimbun tanah longsor pada Rabu (10/10/2018) pukul 22.00 WIB kemarin.

Baca: Pasca Hujan Lebat, Air Masih Genangi Sejumlah Ruas Jalan di Dumai

Baca: Direkam Warga Inilah Detik-detik Bukit Terbelah dan Longsor Usai Gempa 7,4 SR di Sigi

Baca: Suami Istri di Bonai Rohul Berkelahi hingga Tewas, Anak Korban Sempat Teriak Minta Tolong

Saat itu, ketiganya bersama kedua orangtuanya, termasuk kakek korban, sedang berada di dalam gudang batu bata tersebut.

Kemudian, tebing yang berada sekitar dua meter di belakang gudang batu bata milik orangtua korban itu longsor, sehingga material longsor berupa tanah dan batu, langsung menghantam gudang yang terbuat dari kayu tersebut, dan menyebabkan ketiga korban langsung tertimbun material longsor.

Gudang Batu Bata Tertimbun Longsor, Tiga Orang Kakak Beradik di Padang pariaman Meninggal
Gudang Batu Bata Tertimbun Longsor, Tiga Orang Kakak Beradik di Padang pariaman Meninggal (ISTIMEWA)

"Selain ketiga kakak beradik yang jadi korban, longsor tersebut juga menyebabkan satu orang korban luka ringan, yaitu Rasman (61) yang merupakan kakek dari ketiga korban meninggal," kata Andri kepada tribunpadang.com via handphone, Kamis (11/10/2018).

Petugas BPBD Padang pariaman yang mengetahui tejadinya longsor, lanjut Andri, kemudian mendatangi lokasi tanah longsor. Setiba di lokasi, petugas langsung mencari ketiga korban. Ketiga korban ditemukan petugas sekitar pukul 23.30 WIB.

"Begitu ditemukan, petugas langsung membawa ketiga korban ke rumah sakit terdekat. Namun, nyawa ketiganya tak tertolong. Pihak rumah sakit menyatakan ketiganya telah meninggal dunia," terang Andri.

Ketiga korban, lanjutnya, kemudian dibawa ke rumah duka untuk di Sei Putiah Koto Bangko, Kecamatan sungai Geringging dengan menggunakan dua Ambulan dan satu mobil Rescue BPBD Padang Pariaman untuk dikebumikan.

Terkait longsor yang menimbun gudang batu bata milik orangtua korban, menurut Andri, diduga disebabkan karena hujan lebat yang merngguyur Padang Pariaman sejak Rabu sore hingga malam.

"Kemungkinan longsor terjadi, akibat tingginya curah hujan sejak sore," bebernya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Padang Pariaman, Budi Mulya menyebut bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Bagian Kesra, Padang Pariaman, terkait bantuan untuk korban.

"Kami akan koordinasikan dengan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, termasuk dengan Bagian Kesra, terkait bencana longsor yang memakan tiga orang korban jiwa itu," ujarnya.(*)

Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved