Hari Tanpa Bayangan Akan Terjadi di Kota Bandung Pukul 11.36 WIB, Hanya 5-10 Menit!

Tony mengatakan, hari tanpa bayangan terjadi karena posisi matahari yang tegak lurus di suatu tempat saat siang hari.

Hari Tanpa Bayangan Akan Terjadi di Kota Bandung Pukul 11.36 WIB, Hanya 5-10 Menit!
Tribun Jabar/Siti Masithoh
Pemandangan Bandung dari lantai 19 menara Masjid Raya Bandung, Kamis (28/12/2017). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Fenomena hari tanpa bayangan akan terjadi di Bandung hari ini, Kamis (11/10/2018).

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bandung, Tony Agus Wijaya, mengatakan bahwa di fenomena alam itu akan terjadi pada pukul 11.36 WIB.

Kendati demikian, fenomena alam ini diprediksi hanya berlangsung selama 5-10 menit.

Tony mengatakan, hari tanpa bayangan terjadi karena posisi matahari yang tegak lurus di suatu tempat saat siang hari.

"Sehingga ketika siang hari dan kita berdiri di tempat terbuka di pas titik tertingginya di siang hari, maka tidak akan terlihat bayangan dalam beberapa menit. Minggu ini, posisi matahari tegak lurus di wilayah Bandung, tepatnya besok Kamis," ujarnya saat dihubungi Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Rabu (10/10/2018).

Baca: Dampak Hari Tanpa Bayangan untuk Riau, Ada Sisi Positif Bagi Penanggulang Karhutla

Baca: Liga 1 2018 Pekan ke-25 Jadi Neraka bagi Tim-tim di Empat Besar

Tony mengatakan, peristiwa tersebut merupakan peristiwa yang rutin terjadi.

Di Pulau Jawa, peristiwa itu terjadi dua kali dalam satu tahun, yakni pada bulan Maret dan Oktober.

"Benar, ini adalah peristiwa yang rutin terjadi. Terjadi karena Bumi mengelilingi Matahari, sehingga posisi Matahari berubah setiap saat dan berulang setiap tahunnya," katanya.

Saat ditanya mengenai pengaruh fenomena tersebut terhadap peningkatan suhu udara, Tony berujar, suhu di Bandung masih terbilang normal.

Saat ini, suhu maksimum di Bandung di siang hari adalah 32 derajat celcius.

"Masih dalam rentang normal rata-rata di bulan Oktober pada 30 tahun terakhir," katanya.

Fenomena hari tanpa bayangan pun disebutnya tak berdampak apapun untuk kesehatan manusia.

Hanya saja, karena saat ini sedang dalam masa peralihan, Tony mengimbau agar masyarakat tetap menjaga kesehatan.

"Tidak ada dampak ke manusia. Tapi, jaga kesehatan di masa peralihan dari kemarau ke musim hujan. Karena cuaca dalam satu hari mudah berubah, pagi-siang cerah, menjelang sore bisa ada potensi hujan. Secara bertahap, posisi matahari akan bergeser ke selatan. Di akhir Oktober wilayah Bandung masuk musim hujan," ujarnya. (*) 

Editor: Sesri
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved