Kisah Alexander Fleming, Penemu Penisilin yang Pernah Ditolak Beberapa Kali

Tahun 1928, Alexander Fleming menemukan Penicilin. Lebih dari 10 tahun ia harus berjuang sampai ilmu pengetahuan mau menerima obat itu

Kisah Alexander Fleming, Penemu Penisilin yang Pernah Ditolak Beberapa Kali
Universal History Archive
Sir Alexander Fleming, (6 August 1881 - 11 March 1955) was a Scottish biologist, pharmacologist and botanist who discovered Penicillin. (Photo by Universal History Archive/UIG via Getty Images) 

Koran-koran London merayakan "penyembuhan mukjijat" itu dengan artikel-artikel sensasionil yang panjang lebar. Bukan hanya para dokter dari rumah sakit St. Mary yang tiba-tiba menghargai Fleming, tetapi semua dokter Inggeris lain.

Di manapun dokter Skot yang berambut putih itu muncul, semua orang menyanjung-nyanjung dia. Dalam bulan September 1942 itu juga berita mengenai obat ajaib penicillin sudah merupakan tema pembicaraan nomor satu di seluruh dunia.

Namun Dr. Fleming tetap tidak mau menonjoikan diri dan rendah hati. Sekarang tiba gilirannya untuk tersenyum melihat "demam" penicillin yang berjangkit tiba-tiba di antara rekan-rekannya.

Soalnya dia sudah 14 tahun mengetahui tentang daya sembuh obat antibiotika itu. Dengan rasa pahit yang tertekan ia memberi komentar tentang entusiasme umum itu:

"Coba andaikata dalam musim gugur tahun 1928 ada seorang ahli terkemuka yang percaya kepada saya, dan suatu kelompok ahli riset yang baik mau membantu mengembangkan obat penicillin yang saya temukan, pasti ribuan orang selama tahun-tahun terakhir ini bisa diselamatkan jiwanya."

Fleming juga masih teringat pada ucapan penemu hebat Pasteur yang juga pernah mengeluh: "Ilmu pengetahuan merupakan makam bagi setiap ide besar."

Baca: Shooting Film Dilan 1991 Bakal Dimulai, Inilah Daftar Artis Pemeran Baru, Ada Kakak Vanesha

Baca: TERBARU! Alami Gangguan Emosional, Selena Gomez Mendapat Perawatan Kesehatan Mental

Tidak ada yang percaya

Namun tidak ada penemu medis abad ini yang mengalami segi negatip ilmu pengetahuan seperti Alexander Fleming. Padahal saat ia mulai melakukan tugas riset, dokter anak petani yang lahir tahun 1881 itu sama sekali bukan dokter yang suka "aneh-aneh". Ia seorang dokter yang terpandang di Inggeris.

Ia berhasil menyelesaikan studinya dengan baik di London. Ia juga berhasil melakukan riset tentang bakteri, basil dan daya dalam tubuh yang bisa melawan penyakit, dalam laboratorium bakteriologi terkemuka Sir Almroth Wright.

Ia juga terkenal karena daya amatnya yang tajam, pengetahuan analitis dan kemampuannya untuk menyatakan dengan jelas apa yang mau dikatakan dalam tulisan-tulisan ilmiahnya.  Berkat itu ia diangkat sebagai professor  bakteriologi di "Lembaga Kerajaan untuk ilmu bedah" di London pada tahun 1925.

Halaman
1234
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help