Berita Riau

Polda Riau Bongkar Illegal Logging di Pelalawan, 52,8 Ton Kayu Olahan Diamankan

Sebanyak 52,8 ton kayu olahan berhasil diamankan dari lokasi yang berada di Kecamatan Kuala Kampar.

Polda Riau Bongkar Illegal Logging di Pelalawan, 52,8 Ton Kayu Olahan Diamankan
TribunPekanbaru/Ilham Yafiz
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto (Kanan) bersama DitresKrimsus, Kombes Pol Gidion Arif Setiawan menggelar Jumpa Pers Pengungkapan Illog di Pelalawan, Kamis (11/10/2018) di Pekanbaru. 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Ilham Yafiz

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (DitresKrimsus) Polda Riau berhasil mengungkap dugaan ilegal logging (Illog) di Kabupaten Pelalawan.

Sebanyak 52,8 ton kayu olahan berhasil diamankan dari lokasi yang berada di Kecamatan Kuala Kampar.

Lokasinya jauh dari ibukota Kabupaten Pelalawan, Pangkalan Kerinci.

Tujuh jam perjalanan darat dan melalui perairan, lokasi perambahan jauh dari kawasan pemukiman.

"Polda Riau pengungkapan penegakkan hukum terhadap pidana pencegahan dan pemberantasan pengrusakan hutan atau Illog. Dilakukan, kamis (16/8/2018) ada dua TKP. Diamankan Barang bukti sejumlah 52, 8 ton Kayu berbagai jenis," ungkap Kabid Humas Polda Riau, Kombes pol Sunarto didampingi Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus), Kombes pol Gidion Arif Setiawan, Kamis (11/10/2018) kepada wartawan saat menggelar konferensi pers di Pekanbaru.

Pengungkapan Ilegal logging di Pelalawan, Kamis (11/10/2018) di Pekanbaru.
Pengungkapan Ilegal logging di Pelalawan, Kamis (11/10/2018) di Pekanbaru. (TribunPekanbaru/Ilham Yafiz)

Dari operasi pemberantasan Illog ini, petugas mengamankan 19 orang pelaku. Seluruhnya terdiri dari para perambah dan pengemudi truk pengangkut kayu hasil olahan.

"19 orang pelaku diamankan, tiga cainshaw, empat parang, satu sampan dan satu pompong, dan satu kendaraan Roda Empat, truk," lanjutnya.

Pengakuan para tersangka mengungkapkan jika kayu olahan ini hendak digunakan sebagai bahan bangunan, dan dikirim ke Bagan siapi-api, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). (*) 

Penulis: Ilham Yafiz
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help