Inhu

VIDEO: Oknum Pegawai BPN Tersangka Pungli PRONA, Kepala BPN Inhu Keluarkan Himbauan

Kejari Inhu melakukan penahanan terhadap tersangka SMA, pegawai BPN Kabupaten Indragiri Hilir

Laporan Wartawan Tribuninhu.com Bynton Simanungkalit

TRIBUNINHU.COM, RENGAT - Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hulu (Inhu) melakukan penahanan terhadap tersangka SMA, pegawai Badan Pertahanan Nasional (BPN) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

SMA ditahan karena melakukan pungutan liar terhadap pengurusan sertifikat PRONA pada tahun 2016 lalu.

Kepala BPN Inhu, Azwar tidak menampik bahwa SMA merupakan mantan pegawai BPN Kabupaten Inhu.

Namun semenjak bulan Mei 2018 lalu, SMA resmi pindah ke BPN Kabupaten Inhil.

Baca: Seorang Pegawai BPN Inhu Ditahan Kejaksaan Gara-gara Pungli Pengurusan PRONA

Lebih lanjut, Azwar menerangkan bahwa apa yang dilakukan oleh SMA memang diluar kewenangan BPN.

Seperti yang disampaikannya bahwa dalam pengurusan PRONA memang tidak ada dikenakan biaya pengurusan di BPN.

"Kita sudah berulang kali menyampaikan bahwa pengurusan PRONA sudah dianggarkan oleh pemerintah melalui APBN. Jadi tidak ada dikenakan biaya lagi di BPN," katanya, Kamis (11/10/2018).

Baca: Pegawai Honor Resah Anggota DPRD Pelalawan Ini Minta Isu Pemberhentian Honorer Jangan Dipolitisir

Namun Azwar menerangkan sesuai dengan SKB tiga menteri tahun 2017 tentang persiapan pelaksanaan PTSL, untuk desa-desa di Riau berhak mengenakan biaya maksimal Rp 200 ribu untuk keperluan pengurusan PTSL itu.

"Biaya itu untuk desa, misalnya pembelian materai dan keperluan lainnya," katanya.

Bahkan Azwar sudah melakukan komunikasi dengan Sekda Inhu agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Inhu membuatkan Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur hal itu.

Penulis: Bynton Simanungkalit
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help