Pelalawan

HUT Pelalawan XIX, Bupati Harris Klaim Angka Kemiskinan Tinggal 10 Persen

Bupati Pelalawan, HM Harris, mengklaim angka kemiskinan di Kabupaten Pelalawan berhasil ditekan.

HUT Pelalawan XIX, Bupati Harris Klaim Angka Kemiskinan Tinggal 10 Persen
Tribun Pekanbaru/Johanes Tanjung
Bupati Pelalawan HM Harris 

Laporan wartawan tribunpelalawan.com, Johannes Wowor Tanjung

TRIBUNPELALAWAN.COM, PANGKALAN KERINCI - Bupati Pelalawan, HM Harris, mengklaim angka kemiskinan di Kabupaten Pelalawan berhasil ditekan.

Pada ualng tahun yang ke-19 ini kemiskinan menurun dari tahun-tahun sebelumnya.

Hal itu menjadi satu sorotan pemerintah daerah dimasa kepemimpinan Bupati Harris yang ditekan melalui program-program di jalankan oleh masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Baca: Kisah 3 Prajurit Kopassus Taklukkan Gunung Everest, Teriak Allahu Akbar, Komando! Saat di Puncak

Kemiskinan dapat teratasi seiring berjalannya program Pelalawan Cerdar melalui pendidikan gratis di sekolah-sekolah.

"Kemiskinan kita saat ini tinggal lagi 10,25 persen. Seharusnya target kita bisa dibawahnya lagi, kalau perhitungan penduduk ukurannya 265 ribu," beber Harris kepada tribunpelalawan.com, usai upacara HUT Pelalawan XIX, Jumat (12/10/2018).

Namun lantaran jumlah penduduk di Pelalawan meningkat pesat hingga 438 ribu lebih jiwa, angka kemiskinan belum bisa ditekan secara maksimal.

Kebanyakan masyarakat yang datang ke Pelalawan tinggal dan menetap, untuk mencari pekerjaan ke perusahaan-perusahaan yang beroperasi.

Baca: Intensitas Hujan Tinggi, Tiga Sungai Besar di Inhu Masih Aman

Tentu sebelum pendatang yang pindah ini mendapat pekerjaan alias pengangguran, memengaruhi angka kemiskinan.

Kebanyakan perantau yang datang berjenis kelamin laki-laki yang tenaganya dibutuhkan di perusahaan.

"Jadi sekarang ini penduduk Pelalawan itu jauh lebih banyak laki-laki dibanding perempuan. Ini yang menjadi persoalan bagi kita," tukas Harris. (*)

Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help