Pekanbaru

Lahan KIT Diserobot Sejumlah Masyarakat, Pemko Pekanbaru Gelar Rapat Gabungan, Ini yang Dibahas

Aksi penyerobotan lahan yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat di Kawasan Industri Tenayan (KIT) ditanggapi serius oleh Pemko Pekanbaru.

Lahan KIT Diserobot Sejumlah Masyarakat, Pemko Pekanbaru Gelar Rapat Gabungan, Ini yang Dibahas
TribunPekanbaru/SyaifulMisgio
Ilustrasi 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Aksi penyerobotan lahan yang dilakukan oleh sekelompok masyarakat di Kawasan Industri Tenayan (KIT) ditanggapi serius oleh Pemko Pekanbaru.

Sejumlah Organisasi Perangkat Dearah (OPD) terkait langsung menggelar rapat, Jumat (12/11/2018).

Rapat yang dihadiri oleh sejumlah OPD ini dipimpin langsung oleh Kepala Satpol PP Pekanbaru Agus Pramono.

Tampak hadir dalam rapat tersebut Asisten II Setdako Pekanbaru serta Plt Camat Tenaya Raya, Hazli dan sejumlah lurah yang ada di sekitar KIT. Tampak hadir juga perwakilan dari bagian hukum, bagian aset BPKAD, serta Dinas PUPR.

Baca: Ngaku Petugas PLN, Pria Ini Ujung-ujungnya Todongkan Pisau ke IRT di Pekanbaru, Jarah Benda Berharga

Dalam rapat tersebut juga diundang sejumlah warga yang menjadi saksi untuk menguatkan bahwa lahan tersebut memang milik Pemko Pekanbaru.

Usai memimpin rapat, Agus mengungkapkan, rapat ini sengaja digelar untuk memantapkan kembali dokumen kepemilikan lahan tersebut. Sehingga saat terjadi aksi penyerobotan tidak lagi ada celah bagi pihak lain yang mengaku-ngaku memiliki lahan diatas lahan milik Pemko.

"Ini untuk penegasan saja, bahwa lahan dikawasan KIT memang benar-benar punya Pemko. Ini dibuktikan dengan bukti surat yang ada sama kita," kata Agus, Jumat (12/10/2018).

Baca: Ngeri, SPG Ini Melahirkan dengan Sendiri Lalu Buang Bayinya dari Lantai 3, Alasannya Bikin Geram!

Meski secara administrasi pihaknya sudah memiliki surat-surat kepemilikan yang sah. Namun jika dilapangan masih ada sekelompok masyarakat yang mengklaim memiliki lahan di KIT, pihaknya meminta agar masyarakat menempuhknya melalui jalur hukum.

"Yang jas Pemko punya surat-suratnya, kalau ada masyarakat ada yang mengaku-ngaku punya tanah disitu (KIT), silahkan tempuh jalur hukum. Biar nanti dipersidangan yang membuktikan bukti kepemilikan siapa yang dianggap sah dan berwewenang menguasai lahan itu," ujarnya.

Halaman
1234
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved