Pekanbaru

Penyegelan Gereja di Jambi, GMKI Pekanbaru Aksi Damai di Kantor DPRD Riau

GMKI Cabang Pekanbaru melakukan aksi damai didepan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau (11/10/2018) sore.

Penyegelan Gereja di Jambi, GMKI Pekanbaru Aksi Damai di Kantor DPRD Riau
Tribun Pekanbaru/Teddy Yohannes Tarigan
Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pekanbaru melakukan aksi damai di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau (11/10/2018) sore. 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru Teddy Tarigan

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pekanbaru melakukan aksi damai didepan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau (11/10/2018) sore.

Unjuk rasa dilatarbelakngi kejadian yang terjadi di kota Jambi dimana terjadi penyegelan terhadap rumah ibadah di sana yaitu GSJA, HMI, dan HKI.

Mereka menyampaikan kekecewaan mereka kepada pemerintah kota Jambi kepada anggota dewan.

Baca: Jadwal dan Harga Tiket Laga Uji Coba Timnas U19 vs Yordania, Live di RCTI

Massa menuntut pemerintah kota Jambi segera membuka segel gereja agar jemaat yang gerejanya disegel dapat beribadah lagi sebagaimana mestinya.

Fery Edwin Sormin selaku koordinator lapangan (korlap) menyatakan tindakan penyegelan rumah ibadah yang dilakukan Pemerintah kota Jambi telah melanggar konstitusi yaitu pasal 28 E UUD.

"kebebasan memeluk agama dan beribadah menurut agamanya dan pasal 29 UUD 1945 ayat (2) "Negara menjamin Kemerdekaan memeluk agamanya dan beribadat menurut agamanya." Ujarnya.

Aksi diwarnai dengan orasi sejumlah pengurus dan meminta agar anggota dewan menjumpai mereka untuk mendengar dan mengakomodir tuntutan mereka.

Baca: Ribuan Peserta Sudah Mendaftar di Event Sepeda Nusantara, Catat Tanggalnya

Ketua Cabang GMKI Cabang Pekanbaru Starry Siregar mengecam keras tindakan yang dilakukan oleh pemangku jabatan di Jambi.

"Pemerintah, Polri dan TNI jangan tunduk pada tindakan Intoleran, Pemerintah Lindungi Hak Konstitusi setiap warga negara, Mahasiswa dan rakyat Indonesia menolak Aksi kebencian dan Intoleransi, jaga Kesatuan dan Persatuan bangsa, perangi Intoleransi, Hidup perjuangan!" Ungkap Starry.

Halaman
12
Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved