Siak

Rusak Lingkungan, Bupati Syamsuar Minta Aktivitas Galian C Dihentikan

Aktivitas penambangan pasir tanah atau dikenal jenis galian C kian marak di kabupaten Siak.

Rusak Lingkungan, Bupati Syamsuar Minta Aktivitas Galian C Dihentikan
TribunPekanbaru.com
Ilustrasi - Galian C 

Laporan wartawan Tribunsiak.com, Mayonal Putra

TRIBUNSIAK.COM, SIAK - Aktivitas penambangan pasir tanah atau dikenal jenis galian C kian marak di kabupaten Siak.

Bubur lumpur banyak mengalir ke anak-anak sungai yang membuat air menjadi keruh dan pendangkalan.

Lokasi galian terjadi di kecamatan Tualang, Koto Gasib dan Mempura. Penambangan semakin banyak sehingga kedalaman galian menyebabkan timbulnya waduk-waduk baru.

Baca: Banyak Penolakan, Vaksinasi MR di Siak Baru 18,51 Persen Tercapai

Bupati Siak Syamsuar mengakui aktivitas galian C itu kini sudah merusak lingkungan. Namun ia juga mengaku tida dapat berbuat banyak karena kewenagan izin berada di provinsi.

"Hanya masalah kewenangan, karena itu ada di provinsi. Tunggulah saya dilantik (jadi gubernur) dulu," kata dia usai sidang paripurna istimewa DPRD Siak sempena hari jadi Siak ke 19, Jumat (12/10/2018) di gedung DPRD Siak.

Ia juga menyebut, masalah Rencana Tata Ruang Daerah (RTRW) kabupaten Siak juga belum kelar. Akibatnya, rencana penataan ruang-ruang tertentu belum mempunyai acuan.

Baca: 1.000 Honorer Didaftarkan Jadi Peserta BPJS TK pada HUT Siak ke 19

Syamsuar juga mengetahui kalau para penambang belum mengantongi izin dari Pemprov Riau. Karena itu ia meminta agar aktivitas penambangan dihentikan sementara.

"Bagaimana kita menurunkan DLH kita kalau kewenangan ada di provinsi," kata dia.

Ditanya terkait kekhawatiran aktivitas penambangan itu mengganggu program kabupaten hijau, Syamsuar juga membenarkan. Sebab, jika galian C yang ada benar-benar merusak ekosistem jelas mengganggu perkembangan program kabupaten hijau.

"Ya, kalau tidak ada izin penambangan harusnya dihentikan," ulang dia.

Baca: Syamsuar Hadiri Deklarasi Dukung Jokowi-Maruf Amin, Kita Tak Perlu Minta Restu, Ini kan Hati Nurani

Penulis: Mayonal Putra
Editor: M Iqbal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help