Banjir Bandang Lintau Buo

Banjir Bandang di Lintau Buo Sumbar, 2 Korban Masih Belum Ditemukan

Sabtu (12/10/2018) tim SAR masih melakukan pencarian dua korban yang masih belum ditemukan.

Banjir Bandang di Lintau Buo Sumbar, 2 Korban Masih Belum Ditemukan
Facebook Pusdalops BPBD Tanah Datar
Pantauan udara kondisi terkini banjir bandang dan longsor di nagari tanjung bonai, kecamatan lintau buo utara, ka. Tanah Datar. 

TRIBUNPADANG.COM, LINTAU - Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban banjir bandang yang menghamtam wilayah Lintau Buo Utara Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat, Kamis (11/10/2018).

Sabtu (12/10/2018) tim SAR masih melakukan pencarian dua korban yang masih belum ditemukan.

Dilansir TribunPekanbaru.com informasi yang diunggah di Facebook Pusdalops BPBD Tanah Datar, dua korban yang belum ditemukan aras nama Erizal Efendi alias Buyung (55) dan Daswirman (58).

Pada Jumat (12/10/2018) tim SAR gabungan sudah menemukan dua korban dalam kondisi meninggal dunia.

Identitas korban, Reni (30) dan Steve (10).

Evakuasi korban banjir bandang yang terjadi di Lintau Buo Tanah Datar Sumbar Jumat (12/10/2018)
Evakuasi korban banjir bandang yang terjadi di Lintau Buo Tanah Datar Sumbar Jumat (12/10/2018) (Instagram SAR Padang)

Dilansir Instagram SAR Padang, Tim gabungan juga menemukan satu korban lainnya atas nama Yardida (64) warga Tanjung Haru Sikabu-kabu Nagari Luhak Kecamatan Luhak Kabupaten 50 kota yang terbawa arus saat banjir bandang terjadi.

Tim Rescue POS Pencarian dan Pertolongan 50 Kota bersama Potensi SAR dan masyarakat melakukan pencarian terhadap korban banjir bandang dengan menyisiri aliran sungai dan memeriksa secara teliti tumpukan-tumpukan kayu sisa2 banjir.

Tim Pusdalops BPBD Tanah Datar juga melakukan pantauan udara untuk melihat luasnya dampak dari banjir bandang yang melanda wilayah Lintau Buo Utara.

Sebelumnya, satu orang korban bernama Haji Kiri juga berhasil selamat setelah sempat terseret arus sejauh 300 meter dari rumahnya.

Saat diselamatkan, kondisi tubuhnya penuh lumpur. Saat ini, Haji Kiri sudah berada di rumah sakit daerah setempat guna menjalani perawatan intensif.

Selain menulis korban terdampak, akun Facebook Pusdalops BPBD Tanah Datar juga menulis krobologi banjir bandang yang menghantam Nagari Tanjung Bonai tersebut.

Dari keterangan yang disampaikan, banjir bandang itu disebabkan tingginya intensitas hujan sejak Kamis siang.

Kemudian menjelang Magrib, Batang Air Lakuak Batu menguap dan menyebabkan terjadinya banjir bandang. 

Kondisi pasca banjir bandang

( )

Baca: Sejumlah Daerah di Riau Banjir, BPBD Ingatkan Warga di Sepanjang Aliran Sungai Waspada

Baca: VIDEO: Banjir Bandang Terjang Lintau Buo Sumbar, 2 Meninggal dan 1 Orang Dalam Pencarian

( )

Baca: Banjir Pasaman Meluas, 10 Kecamatan Digenangi Air, Paling Parah Terdapat di Rao Selatan

Baca: Dua Kecamatan di Agam Terendam Banjir, Ketinggian Air Mencapai 3 Meter

Baca: SEDANG BERLANGSUNG, Live Streaming Ceramah Ustaz Abdul Somad di Rutan Salemba

( )
Penulis: Sesri
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help