Berita Riau

Musim Hujan dan Berpotensi Banjir, BPBD Riau Imbau Masyarakat di Bantaran Sungai Waspada

Memasuki musim penghujan dan berpotensi menyebabkan banjir, Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger mengimbau masyarakat untuk waspada

Musim Hujan dan Berpotensi Banjir, BPBD Riau Imbau Masyarakat di Bantaran Sungai Waspada
Tribun Pekanbaru/Donny Kusuma Putra
Pria 50 Tahun Terseret Arus Sungai di Rohul, Ditemukan sudah Meninggal Dunia 

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru: Rizky Armanda

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Memasuki musim penghujan dan berpotensi menyebabkan banjir, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Edwar Sanger mengimbau masyarakat untuk waspada.

Khususnya, bagi masyarakat yang tinggal di daerah bantaran sungai, yang selama ini rawan terjadi banjir, seperti Sungai Rokan, Sungai Kampar, Sungai Indragiri dan Sungai Siak.

Baca: Banggar Minta Pemprov segera Carikan Solusi Pembayaran Gaji Honorer dan Pegawai

Baca: Cekcok dengan Pacar, Cewek Ini Alami Memar di Dada

"Kita sudah mengimbau kepada masyarakat yang ada di bantaran sungai, agar waspada dan kita juga berkoordinasi dengan BPBD setempat, istilahnya memantau secara real time ketinggian air ini," kata dia saat diwawancarai Tribun pada Sabtu (13/10/2018).

Selain itu kata Edwar lagi, potensi terjadinya banjir di Riau juga semakin besar terjadi, karena saat ini provinsi Sumatera Barat juga sudah memasuki musim penghujan.

Banjir yang terjadi di Riau disebutkan Edwar, biasanya juga merupakan banjir kiriman dari provinsi tetangga itu.

Terkait hal ini lanjut Edwar, pihaknya terus meningkatkan koordinasi dengan rekan-rekan BPBD di daerah, salah satunya di daerah Kampar.

Baca: Hadirkan Model Cantik, Dealer Astra Isuzu SM Amin Kumpul dengan Forografer

"Tim senantiasa berkoordinasi dengan petugas di Waduk PLTA Koto Panjang, Kampar. Untuk melakukan pengecekan dan pemantauan ketinggian debit air. Dari sana nanti ditentukan siaga 1, 2 dan 3, segera dikoordinasikan untuk diambil langkah selanjutnya," ucapnya.

"Kalau memang pintu airnya sudah banyak dibuka, berarti tingkat airnya sudah tinggi. Itu yang kita pantau setiap saat," lanjut dia lagi.

Sejauh ini kata Edwar, selain daerah Muara Fajar, Rumbai Pekanbaru yang sudah mengalami banjir, baru-baru ini banjir juga terjadi di Desa Rokan IV Koto, Kabupaten Rohul.

Baca: Ada Pihak yang Melawan Bawaslu Atas Pemanggilan Gubernur Terpilih dan Sejumlah Kepala Daerah

Baca: Inilah 15 Maskapai Penerbangan Paling Tepat Waktu di Asia Tenggara, Dari Indonesia Ada Nggak Ya?

"Kami bantu logistik kesana bersama-sama dengan BPBD Rohul. Kita siagakan juga perahu karet. Alhamdulillah sudah surut. Banjir lewat, seperti di Muara Fajar," ungkapnya.

Ditambahkan dia, mengantisipasi bencana banjir ini, BPBD pun juga meningkatkan koordinasi dengan jajaran TNI dan Polri.

"Karena banjir ini kan tidak bisa kita prediksi, apalagi banjir yang bersifat kiriman. Bisa terjadi sewaktu-waktu. Pada intinya kita siaga dan standby jika diperlukan," tandasnya. (*)

Penulis: Rizky Armanda
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help