Berita Riau

Polda Terbitkan Sprindik Baru Dugaan Tipikor Pembangunan Pipa Transmisi Inhil

Penyidik Ditreskrimsus Polda Riau membuka proses penyidikan baru dalam dugaan Tipikor pengerjaan pipa transmisi di Inhil.

Polda Terbitkan Sprindik Baru Dugaan Tipikor Pembangunan Pipa Transmisi Inhil
Desain Tribun Pekanbaru
ilustrasi tribun 

Laporan Wartawan Tribunpekanbaru.com, Ilham Yafiz

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau membuka proses penyidikan baru dalam dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pengerjaan pipa transmisi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Penyidikan baru ini dilakukan setelah penyidik menemukan adanya pidana Tipikor yang dilakukan di luar empat orang tersangka yang terlebih dulu menyandang status sebagai tersangka.

Keempatnya juga telah diterbitkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau.

Baca: Dilantunkan Saleem Iklim, Ternyata Makna Lagu Suci Dalam Debu Sangat Agamais dan Humanis Lho

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Riau, Kombes Pol Gidion Arif Setiawan kepada Tribun, Minggu (14/10/2018) menjelaskannya.

"Yang penting sudah masuk tahapan penyidikan baru," terangnya.

Kendati melakukan proses penyidikan baru, ia belum membuka siapa nama tersangka atau pun calon tersangka dalam berkas tersebut.

Sebelumnya, Polda telah menetapkan empat orang tersangka dalam perkara ini. Keempatnya, Sabar Stevanus P Simalonga selaku Direktur PT Panatori Raja yang merupakan pihak rekanan, dan Edi Mufti BE selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Baca: Dua Kelurahan di Dumai Terendam Banjir Hampir Satu Meter

Selanjutnya, Syafrizal Taher dan Haris Anggara, masing-masing selaku, konsultan pengawas dan kontraktor proyek pada pelaksanaan kegaitan dikerjakan tahun 2013 silam.

"Empat (tersangka,red) SPDP lima. Semua berkas displit (dipisah,red)," sebutnya.

Halaman
12
Penulis: Ilham Yafiz
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved