Pekanbaru

Bawa Tukang Kunci, BPKAD Akan Jemput Paksa Mobdin Oknum Mantan Pejabat dan Anggota Dewan

Sejumlah kendaraan dinas yang masih dikuasai oleh mantan pejabat dan mantan anggota dewan serta perorangan yang mengatasnamakan organisasi.

Bawa Tukang Kunci, BPKAD Akan Jemput Paksa Mobdin Oknum Mantan Pejabat dan Anggota Dewan
Tribun Pekanbaru/Nasuha
Ilustrasi 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Pekanbaru akan menarik paksa, sejumlah kendaraan dinas yang masih dikuasai oleh mantan pejabat dan mantan anggota dewan serta perorangan yang mengatasnamakan organisasi.

Kepala Bidang Aset BPKAD Kota Pekanbaru, Defino saat dikonfirmasi Tribun, Senin (15/10/2018) menegaskan, pihaknya akan mendatangi rumah mantan pejabat dan mantan anggota dewan serta perorangan yang mengatasnamakan organisasi yang masih menggunakan fasilitas mobil dinas tersebut.

"Kami akan jemput paksa. Nanti kita akan turun bersama Satpol PP, dan tukang kunci. Kalau yang menggunakan mobil tidak mau menyerahkan dan kuncinya ditahan, kita akan pakai jasa tukang kunci untuk membobolnya," kata Defino.

Baca: Rumah Terendam Banjir Lima Hari, Afrianti Memilih Mengungsi ke Tenda Darurat

Langkah tegas ini dilakukan menyusul masih banyaknya kendaraan dinas yang dipakai oleh orang yang tidak lagi berhak mendapatkan fasilitas mobil dinas. Sehingga pihaknya terpaksa harus melakukan penarikan paksa. Sebab, jika menunggu pengunanya untuk menyerahkan ke Pemko Pekanbaru kemungkinannya banyak yang tidak mau menyerahkan.

"Buktinya kan sampai sekarang baru dua orang yang menyerahkan. Itu pun setelah kirim surat peringatan," imbuhnya.

Defino mengungkapkan, sejauh ini pihaknya sudah berusaha untuk menertibkan aset mobil dinas tersebut. Namun para pengguna mobil dinas ini enggan menyerahkannya ke Pemko Pekanbaru.

Baca: Ustaz Abdul Somad Ungkap Cara Rasulullah SAW Atasi Homo. SEDANG BERLANGSUNG di Kampus UIR

Padahal mereka sudah tidak lagi menjabat sebagai anggota dewan dan pejabat di Pemko Pekanbaru atau perorangan yang seharusnya tidak mendapatkan fasilitas tersebut.

"Kita sudah surati semuanya, bahkan ada beberapa orang yang sudah dua kali kita surati. Tapi tidak juga diserahkan. Kita akan surati sekali lagi, kalau tidak juga kita akan jemput paksa," ujarnya. (*)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Ariestia
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved