Pekanbaru

Harap Jaga Kebersihan, 272 Warga di Pekanbaru Terserang DBD

Harap jaga kebersihan lingkungan dan rumah anda, sebanyak 272 warga di Pekanbaru terserang Debam Berdarah Dengue (DBD

Harap Jaga Kebersihan, 272 Warga di Pekanbaru Terserang DBD
TribunPekanbaru/DoddyVladimir
Pasien demam berdarah sedang dirawat di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rabu (3/2/2016). Sampai 31 Januari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad sudah menangani 131 pasien deman berdarah, 74 diantaranya anak-anak dan angka tersebut cenderung meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. 

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru, Syaiful Misgiono

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Harap jaga kebersihan lingkungan dan rumah anda, sebanyak 272 warga di Pekanbaru terserang Debam Berdarah Dengue (DBD).

Kasus DBD Kota Pekanbaru terus bertambah, memasuki pekan terakhir di bulan Oktober ini, Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru mencatata sebanyak 272 kasus.

Baca: Ini Wajah Baru Danau Cipogas Kabupaten Rohul, Banyak Hotspot Foto Cantik

Baca: Narkotika Jenis Sabu-sabu Seberat 1 Kilogram Diduga dari Aceh

Kasus tertinggi ada di Kecamatan Tampan yang mencapai 46 kasus, kemudian Kecamatan Tampan yang mencapai 43 kasus serta Payung Sekaki 39 kasus dan Bukit Raya 20 kasus, sisanya tersebar di kecamatan lainya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Zaini Rizaldi, Senin (15/10/2018) nengungkapkan, jika dibandingkan dengan pekan sebelumnya, memang terjadi penambahan kasus di pekan ini sebanyak enam kasus.

Zaini menegaskan, bertambahnya kasus DBD di Pekanbaru salah satunya disebabkan akibat prilaku masyarakat yang membuat nyamuk aedes agypti cepat berkembang biak.

"DBD ini disebabkan oleh lingkungan yang kumuh, lembab dan banyak air tergenang. Selagi masyarakat tidak mendukung, itu pasti tetap ada kasusnya," ujarnya.

Untuk menekan penyebaran kasus DBD, pihaknya sudah meminta kepada sleuruh Puskemas di kecamatan masing-masing untuk bisa cepat tanggap memberikan pertolongan, jika ada warga yang terserang gejala DBD.

Baca: Pemuda Kerumutan Ditemukan Tewas di Parit Kebun Sawit di Ukui

Baca: Antisipasi Banjir di Dumai, Alat Berat Bantu Keruk Saluran Air

Pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar menjaga lingkungan masing-masing, sebab kebersihan lingkungan sangat berkembangbiaknya nyamuk penyebab DBD.

"Kalau satu rumah ada satu kader Jumantiknya, saya yakin DBD bisa ditekan," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved