Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Bayi 'Bangunkan' Ibunya yang Koma 23 Hari, Air Mata Amanda Mengalir Saat Kontak Kulit dengan Anaknya

Bayi 'Bangunkan' Ibunya yang Koma 23 Hari, Air Mata Amanda Mengalir Saat Kontak Kulit dengan Anaknya

Editor: Afrizal
metro.co.uk
Bayi 'Bangunkan' Ibunya yang Koma 23 Hari, Air Mata Amanda Mengalir Saat Kontak Kulit dengan Anaknya 

Bayi 'Bangunkan' Ibunya yang Koma 23 Hari, Air Mata Amanda Mengalir Saat Kontak Kulit dengan Anaknya

TRIBUNPEKANBARU.COM - Air mata Amanda langsung mengalir saat ada kontak kulit dengan anaknya yang baru lahir.

Wanita 28 tahun itu meneteskan air mata.

Dokter dan para medis rumah sakit pun kaget.

Bukan tanpa alasan.

Air Mata Amanda mengalir saat kontak kulit dengan anaknya setelah tidak adanya reaksi pengobatan yang diberikan pada wanita yang koma 23 hari tersebut.

Namun saat didekatkan bayinya, Amanda bereaksi.

Baca: Sering Debat Mana yang Lebih Dulu Ayam atau Telur? Ilmuwan Australia Temukan Jawabannya

Baca: Fakta Baru Pembunuhan 1 Keluarga di Tanjung Morawa, Ada Mayat Lagi Ditemukan, Desy Yakin Itu Ibunya

"Hal pertama yang saya ingat adalah Victor ada dalam pelukanku, saya melihat kepala kecilnya dan mencium aroma indahnya." ujarnya Tribunpekanbaru.com mengutip Intisari.

"Itu adalah situasi yang luar biasa, tetapi pada saat yang sama membingungkan."

"Saya bertanya kepada ayah saya apa bayi itu milik saya?"

"Saya meletakkan tangan di perutku dan menyadari bahwa saya tidak lagi hamil."

Amanda da Silva bangun dari koma.
Amanda da Silva bangun dari koma. (Metro.co.uk)

Amanda da Silva mengejutkan sejumlah dokter ketika dia mulai sadar dari koma setelah Victor kecil yang merupakan bayinya diletakkan di dadanya di Ceara's Assis Chateubriand Maternity Hospital (MEAC) di Fortaleza, Brasil.

Air mata mulai mengalir di pipi wanita itu setelah dia melakukan kontak kulit dengan anaknya.

Perawat unit perawatan intensif (ICU), Fabíola Sá, menyarankan menempatkan ibu dan bayi bersama setelah Amanda da Silva dalam keadaan koma ketika dia menderita penyakit epilepsi sebelum melahirkan.

"Begitu Amanda merasakan sentuhan kulit bayi di bibirnya, air mata mulai mengalir di pipinya."

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved