Advertorial

Masuk Kategori Pariwisata Terpopuler, Festival Perang Air di Kota Selatpanjang Makin Diminati

Masuk Kategori Pariwisata Terpopuler, Festival Perang Air di Kota Selatpanjang Makin Diminati

Masuk Kategori Pariwisata Terpopuler, Festival Perang Air di Kota Selatpanjang Makin Diminati
Humas Kabupaten Kepulauan Meranti
Masuk Kategori Pariwisata Terpopuler, Festival Perang Air di Kota Selatpanjang Makin Diminati 

FESTIVAL Perang Air di Kota Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan pengunjung.

Tahun 2018 tercatat pengunjung iven tersebut dihadiri 22.258 wisatawan lokal dan mancanegara.

"Jumlah wisatawan mancanegara mencapai 3.589 orang, sedangkan wisatawan Nusantara 18.669 orang," kata Ketua Festival Perang Air 2018, Uyung Permadi Salis.

Setiap pengunjung bisa bergabung mengikuti Festival Perang Air. Perang air yang dikemas dalam bentuk festival sudah menjadi iven tahunan bersempena perayaan tahun baru Imlek
Setiap pengunjung bisa bergabung mengikuti Festival Perang Air. Perang air yang dikemas dalam bentuk festival sudah menjadi iven tahunan bersempena perayaan tahun baru Imlek (Humas Kabupaten Kepulauan Meranti)

Bahkan Festival Perang Air atau Cian Cui Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti masuk nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) 2018. Festival yang digelar setiap 16 sampai 21 Februari ini masuk dalam kategori Festival Pariwisata Terpopuler di Indonesia.

Setiap pengunjung bisa bergabung mengikuti Festival Perang Air. Perang air yang dikemas dalam bentuk festival sudah menjadi iven tahunan bersempena perayaan tahun baru Imlek.

Tradisi unik ini di Asia Tenggara hanya digelar di Kepulauan Meranti yang dinamai Festival Cian Cui dan di Thailand di namai Festival Songkran.

Tradisi ini tak hanya mendatangkan kegembiraan kepada peserta perang air. Pedagang pistol air mainan juga kecipratan rezeki.
Tradisi ini tak hanya mendatangkan kegembiraan kepada peserta perang air. Pedagang pistol air mainan juga kecipratan rezeki. (Humas Kabupaten Kepulauan Meranti)

Untuk pesertanya sendiri tidak dibatasi karena semua orang yang hadir bisa ikut partisipasi dalam memeriahkan acara tersebut.

Syarat yang harus dipatuhi, tidak boleh marah kalau kena semprot atau siram air.

Pada Februari 2016, Festival Cian Cui atau Festival Perang Air di Meranti digelar selama tujuh hari. Lokasi festival dipusatkan di Jalan Imam Bonjol, Selatpanjang.

Ribuan warga tumpah ruah ke jalanan saling menyemprotkan dan menyiramkan air.

Halaman
12
Penulis: Guruh Budi Wibowo
Editor: harismanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved