Pilpres 2019

Disebut Dirinya Jadi Cawapres Hanya 'Alat Saja', Ma'aruf Amin: Ini Isu Kejam

Tudingan itu, kata Ma'ruf, bahwa Jokowi hanya 'memperalat' dirinya sebagai ulama Nahdatul Ulama (NU) untuk kepentingan Pilpres 2019.

Disebut Dirinya Jadi Cawapres Hanya 'Alat Saja', Ma'aruf Amin: Ini Isu Kejam
Tribunnews/Jeprima
Bakal Capres dan Cawapres Pilpres 2019, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin saat akan melakukan tes kesehatan di RSPAD Jakarta Pusat, Minggu (12/8/2018). 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin menyinggung tudingan kepada Presiden Joko Widodo yang membuat dirinya risih.

Tudingan itu, kata Ma'ruf, bahwa Jokowi hanya 'memperalat' dirinya sebagai ulama Nahdatul Ulama (NU) untuk kepentingan Pilpres 2019.

"Ada yang bilang Kiai Ma'ruf ini hanya sebagai 'alat saja', ini isu yang kejam," kata Ma'ruf di hadapan peserta halaqah di Pondok Pesantren Cipasung, Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (22/10/2018).

"Masa Rais Aam bisa jadi alat? Kebangetan itu.

Jangan didengar," tambah mantan Rais Aam PBNU itu.

Ma'ruf menegaskan, dirinya sudah memiliki pengalaman yang cukup dalam bidang politik.

Baca: Jadwal Bigmatch Liga 1 PSM Makassar vs Persib Bandung: Misi Balas Dendam & Perebutan Puncak Klasemen

Baca: Banyak Orangtua Tolak Anaknya di Vaksin MR, Sekolah Ini Gelar Sosialisasi

Baca: Guru Bahasa Inggris Terbanyak, Ini Rincian Pelamar CPNS yang Lulus Administrasi di Kampar

Ia menyinggung kiprahnya di legislatif, Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) hingga sebagai salah satu Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Ia juga menegaskan, Jokowi memilih dirinya atas pertimbangan yang matang.

Padahal, kata Ma'ruf, Jokowi bisa saja memilih pendamping dari kalangan lain.

"Tapi Pak Jokowi memilih saya, (dari kalangan) kiai dan santri.

Halaman
12
Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved